:: wikimiki.org ::
| 1945 |
19451945
Peristiwa
- Piagam Jakarta dirumuskan oleh Panitia Sembilan di Jakarta
- 14 Agustus - Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu
- 17 Agustus - Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta
- Sukarno menjadi Presiden Pertama dan Mohammad Hatta menjadi Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia
- 18 Agustus - Kabinet Presidentil Pertama Republik Indonesia terbentuk
- 7 November - Majelis Syuro Muslimin Indonesia (MASYUMI) didirikan di Yogyakarta
- 10 November - Perlawanan menentang Inggris - Sekutu dan NICA di Surabaya, yang diperingati sebagai Hari Pahlawan
Lahir
Wafat
- 20 Desember - Otto Iskandardinata, di Bandung
ja:1945年
ko:1945년
ms:1945
simple:1945
th:พ.ศ. 2488
19451945
Peristiwa
- Piagam Jakarta dirumuskan oleh Panitia Sembilan di Jakarta
- 14 Agustus - Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu
- 17 Agustus - Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta
- Sukarno menjadi Presiden Pertama dan Mohammad Hatta menjadi Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia
- 18 Agustus - Kabinet Presidentil Pertama Republik Indonesia terbentuk
- 7 November - Majelis Syuro Muslimin Indonesia (MASYUMI) didirikan di Yogyakarta
- 10 November - Perlawanan menentang Inggris - Sekutu dan NICA di Surabaya, yang diperingati sebagai Hari Pahlawan
Lahir
Wafat
- 20 Desember - Otto Iskandardinata, di Bandung
ja:1945年
ko:1945년
ms:1945
simple:1945
th:พ.ศ. 2488
Jakarta
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
| 100px |
| (Lambang DKI Jakarta) |
|
Motto: "Jaya Raya"
(Bahasa Indonesia): "Jaya dan Besar (Agung)" |
| Image:Locator_jakarta_final.png |
| Hari jadi | 22 Juni 1527 |
| Ibu kota | Jakarta |
| Gubernur | Sutiyoso |
Wilayah - Total:
| 661,52 km²
|
Daerah Tk. II - Jumlah:
| 5 Kotamadya dan 1 Kabupaten
|
Penduduk - Total (2004): - Kepadatan: | 8.792.000 16.667/km² |
| Suku bangsa | Betawi (+/-10%), Jawa, Sunda, Tionghoa (10%), dll. |
| Agama | Islam, Kristen, Buddha, dll. |
| Bahasa | Indonesia, Betawi, Jawa, Sunda, dll. |
| Zona waktu | (WIB) |
| Maskot | Elang Bondol |
| Lagu kedaerahan | tidak ada |
Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta adalah sebuah provinsi sekaligus ibu kota Indonesia. Karena Jakarta merupakan sebuah kota yang amat besar dan sekaligus ibu kota Indonesia, maka kota ini mempunyai status yang sama dengan sebuah provinsi. Jakarta terletak di bagian barat laut pulau Jawa. Koordinatnya adalah [http://kvaleberg.com/extensions/mapsources/index.php?params=6_11_S_106_50_E_ 6°11′ LS 106°50′ BT]. Pada tahun 2004, luasnya adalah sekitar 650 km² dan penduduknya berjumlah 8.792.000 jiwa.
Sejarah
2004
Jakarta pertama kali dikenal sebagai pelabuhan di muara Sungai Ciliwung. Asal-usulnya bisa ditelusuri dari zaman Hindu pada abad ke-5. Orang Eropa pertama yang datang ke Jakarta adalah orang Portugis. Pada abad ke-16, para pendatang Portugis diberi izin mendirikan benteng di Sunda Kelapa.
Asal-usul hari jadi Jakarta tanggal 22 Juni adalah penaklukan Sunda Kelapa oleh Fatahillah pada tahun 1527 dan mengganti nama kota tersebut menjadi Jayakarta yang berarti kemenangan.
Orang Belanda datang ke Jayakarta sekitar akhir abad ke-16 dan pada 1619, VOC dipimpin oleh Jan Pieterszoon Coen menaklukan Jayakarta dan kemudian mengubah namanya menjadi Batavia. Dalam masa Belanda, Batavia berkembang menjadi kota yang besar dan penting.
Penjajahan oleh Jepang dimulai pada 1942 dan mengganti nama Batavia menjadi Jakarta untuk menarik hati penduduk pada Perang Dunia II. Kota ini juga merupakan tempat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 dan diduduki Belanda sampai pengakuan kedaulatan pada 1949.
Pada Mei 1998, terjadi kerusuhan di Jakarta yang sasarannya kebanyakan adalah orang Tionghoa. Gedung MPR/DPR diduduki oleh para mahasiswa yang menginginkan reformasi. Buntut kerusuhan ini adalah turunnya Presiden Soeharto dari kursi kepresidenan. Lihat Kerusuhan Mei 1998
Budaya
Sebagai ibu kota Indonesia, Jakarta menarik pendatang dari seluruh Indonesia, apalagi melihat kurang meratanya pertumbuhan di pusat dan daerah menyebabkan arus urbanisasi yang besar. Urbanisasi inilah yang membawa berbagai budaya masuk ke Jakarta. Suku-suku yang mendiami Jakarta antara lain Suku Betawi, Jawa, Sunda, Minang, Batak, dan Tionghoa.
Budaya lain yang juga khas di Jakarta adalah bahasa gaul yang dipakai oleh penduduk yang biasanya berusia remaja. Beberapa contoh penggunaan bahasa ini adalah Please donk ah! dan So what gitu loh!.
remaja
Budaya Betawi sebagai penduduk asli agak tersingkirkan oleh budaya lain baik dari Indonesia maupun budaya Barat. Untuk melestarikan budaya Betawi, didirikanlah cagar budaya di Situ Babakan.
Seperti halnya budaya dan etnik di Jakarta yang merupakan perpaduan dari berbagai macam budaya dan etnik baik dari seluruh wilayah di Indonesia maupun dari luar Indonesia seperti halnya Belanda, Tiongkok, Portugis, Arab dan India, musik di Jakarta menggambarkan perpaduan-perpaduan tersebut baik musik tradisional maupun modern. Bahkan sampai saat ini, Jakarta masih dianggap kiblat bagi perkembangan musik di Indonesia.
Untuk musik tradisional di Jakarta, seperti tanjidor dan gambang kromong, terdapat pengaruh baik etnis dari luar Jakarta Sunda seperti penggunaan rebab dan terompet tradisional. Kemudian pengaruh asing seperti halnya Trombone dan Gitar dari Eropa dan beberapa irama musik tradisional Tionghoa.
Seperti halnya dalam budaya dan musik, seni tari di Jakarta merupakan perpaduan antara unsur unsur budaya masyarakat yang ada di dalamnya. Pada awalnya, seni tari di Jakarta memiliki pengaruh Sunda dan Tionghoa seperti tariannya yang memiliki corak tari Jaipong dengan kostum penari khas pemain Opera Beijing. Namun Jakarta dapat dinamakan daerah yang paling dinamis. Selain seni tari lama juga muncul seni tari dengan gaya dan koreografi yang dinamis.
Cerita rakyat yang berkembang di DKI Jakarta selain cerita rakyat yang sudah dikenal seperti Si Pitung juga dikenal cerita rakyat lain seperti serial Jagoan Tulen yang mengisahkan jawara-jawara Betawi baik dalam perjuangan maupun kehidupannya yang dikenal "keras". Selain mengisahkan jawara atau pendekar dunia persilatan, juga dikenal cerita Nyai Dasima yang menggambarkan kehidupan zaman kolonial.
Selain budaya Musik, Tari-tarian dan Cerita rakyat, Masyarakat Betawi juga mengenal seni lenong dan topeng betawi. si janthuk yang kini sudah dianggap langka.
Demografi
Jumlah penduduk di Jakarta sekitar 9.792.000 (2004) namun pada siang hari, angka tersebut akan bertambah seiring datangnya para pekerja dari kota satelit seperti Bekasi dan Depok.
Bahasa yang digunakan di Jakarta adalah Bahasa Indonesia. Bahasa daerah juga digunakan oleh orang-orang yang satu suku dan karena di Jakarta terdapat berbagai suku, bahasa Indonesialah yang paling sering dipakai. Selain itu, muncul juga bahasa gaul yang tumbuh di kalangan anak muda dengan kata-kata yang terkadang diambil dari bahasa lain.
Agama yang dianut di DKI Jakarta sangat beragam termasuk kelima agama yang diakui pemerintah Indonesia (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha) tempat peribadatan agama tersebut juga tersedia di Jakarta contohnya
- Masjid Istiqlal
- Masjid Agung Al-Azhar
- Gereja Katedral Jakarta
- Gereja Imanuel
- Pura Adhitya Jaya
- Vihara Dhammacakka Jaya
Vihara Dhammacakka Jaya.
Pemerintahan
Vihara Dhammacakka Jaya
DKI Jakarta memiliki status khusus sebagai Daerah Khusus Ibukota. Kota ini dibagi kepada lima kotamadya dan satu kabupaten. Mereka adalah:
- Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu
- Jakarta Utara, memiliki kode pos 14xxx.
- Jakarta Pusat, memiliki kode pos 10xxx.
- Jakarta Barat, memiliki kode pos 11xxx.
- Jakarta Timur, memiliki kode pos 13xxx.
- Jakarta Selatan, memiliki kode pos 12xxx.
Pendidikan
Pendidikan di DKI Jakarta tersedia dari playgroup sampai perguruan tinggi. Kualitas dari pendidikan pun juga sangat bervariasi dari gedung mewah ber-AC sampai yang bahkan gedungnya sudah akan rubuh khususnya di tingkat SD dan SMP.
Belakangan ini mulai muncul berbagai sekolah dengan kurikulum yang diserap dari negara lain seperti Singapura dan Australia. Sekolah lain dengan kurikulum Indonesia pun juga muncul yang memiliki pengajaran berbeda.
DKI Jakarta juga menjadi lokasi berbagai universitas yang terkemuka seperti
- Universitas Indonesia
- Universitas Negeri Jakarta (dahulu IKIP Jakarta)
- Universitas Trisakti
- Universitas Atma Jaya
- Universitas Pancasila
Transportasi
Dalam kota
Universitas Pancasila
Di DKI Jakarta, tersedia jaringan jalan raya dan jalan tol yang melayani seluruh kota namun perkembangan jumlah mobil dengan jumlah jalan sangat timpang (5-10% dengan 4-5%).
Menurut data dari Dinas Perhubungan DKI, tercatat 46 kawasan dengan 100 titik simpang rawan macet di Jakarta. Definisi rawan macet adalah arus tidak stabil, kecepatan rendah serta antrean panjang. Kawasan yang memiliki lebih dari empat titik simpang rawan macet adalah:
- Kawasan Ancol/Gunung Sahari
- Kawasan Jatibaru/Tanah Abang
- Kawasan Kalimalang
- Kawasan Mampang/Buncit
- Kawasan Pasar Minggu
- Kawasan Pondok Indah
- Kawasan Pulo Gadung
- Kawasan Tambora.
Jakarta sebagai pusat ekonomi juga turut memperparah kemacetan di Jakarta karena selain dilalui penduduk DKI, jalan di Jakarta juga melayani para pelaju dari kota di sekitar Jakarta seperti Depok, Bekasi, Tangerang, dan Bogor. Untuk di dalam kota, kemacetan dapat dilihat di Sudirman apalagi di jam-jam pulang kantor.
Pemda DKI telah menghadirkan layanan transportasi umum yang dikenal sebagai TransJakarta menggunakan bus dan halte yang berada di jalur khusus. Koridor Busway yang ada di Jakarta adalah
- Koridor I Blok M- Stasiun Kota
- Koridor II Pulogadung - Harmoni (belum selesai)
- Koridor III Kalideres - Harmoni (belum selesai)
Selain itu, Pemda juga sedang membangun dua jalur monorel yairu Green Line dan Blue Line.
Dari dan ke
Untuk ke kota-kota di Pulau Jawa, bisa dicapai dari Jakarta dengan jaringan jalan dan beberapa ruas jalan tol. Jalan tol yang paling baru adalah Jalan Tol Cipularang yang mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi sekitar 1,5 jam. Untuk ke Sumatera, tersedia layanan penyeberangan dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni.
Bandara yang terdapat di Jakarta adalah
- Bandara Internasional Soekarno Hatta yang berfungsi sebagai pintu masuk internasional utama.
- Bandara Halim Perdanakusuma
Kondisi dan sumber daya alam
Pada tahun 2004, untuk kesekian kalinya, Kota Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan meraih penghargaan Bangun Praja kategori "Kota Terbersih dan Terindah di Indonesia" (dulu disebut "Adipura"). Salah satu faktor penentu keberhasilan kedua kota tersebut adalah keberadaan kawasan Menteng (Jakpus) dan Kebayoran Baru (Jaksel).
Kawasan di DKI Jakarta yang identik dengan pepohonan adalah
- Kosambi (Schleichera oleosa), Jakarta Barat
- Menteng (Baccauera dulciss Muell), Jakarta Pusat
- Cempaka Putih (Michelia alba) Jakarta Pusat
- Karet (Ficus elastica), Jakarta Pusat
- Kemang (Mangifera caecea) Jakarta Selatan
- Kebayoran/Kebayuran (bayur=Pterospermum javanicum), Jakarta Selatan
- Kelapa Gading (Cocos capitata), Jakarta Utara
- Sunda Kelapa (Cocos nucifera), Jakarta Utara
- Kapuk (Ceiba petandra), Jakarta Utara
- Kayu Putih (Eucalyptus alba), Jakarta Timur
- Kebon Pala (Myristica fragrans), Jakarta Timur
Hingga kini eksistensi pohon telah menjadi identik dengan nama kawasan-kawasan itu. Namun, penebangan pohon kota memusnahkan pohon sebagai identitas karakter lanskap kawasan yang memakai nama-nama pohon tersebut.
Pariwisata
DKI Jakarta juga memiliki berbagai tujuan pariwisata seperti
- Kebun Binatang Ragunan
- Monumen Nasional
- Museum Gajah
- Taman Mini Indonesia Indah
- Taman Impian Jaya Ancol
- Pulau Seribu
Lihat pula: Museum-museum di Jakarta
Pusat perbelanjaan
Pada program "Enjoy Jakarta", Pemda menonjolkan pariwisata di pusat-pusat perbelanjaan yang terdapat di Jakarta. Beberapa tahun terakhir ini memang terjadi tren pembangunan pusat perbelanjaan dari yang mewah sampai pusat grosir. Di pusat perbelanjaan tersebut juga muncul berbagai waralaba internasional yang mulai merebak seperti Starbucks selain juga waralaba nasional seperti Es Teler 77, di beberapa wilayah Kecamatan juga tersedia pusat belanja kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau seperti Indomaret dan Alfamart.
Permasalahan sosial
Alfamart
Posisi DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian telah mendorong orang-orang di luar Jakarta dan luar pulau Jawa untuk berbondong-bondong mencari rezeki di ibu kota Indonesia ini. Banyak dari orang-orang yang datang ke Jakarta tidak dibekali dengan keahlian atau keterampilan khusus, sehingga beberapa dampak sosial yang sering muncul adalah masalah pengangguran yang berkaitan erat dengan masalah kemiskinan dan kriminalitas.
Jumlah pendatang di Jakarta (2002-2005)
Catatan: - perkiraan
Sumber: Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta
Lihat pula
- Daftar provinsi Indonesia
- Jabotabek
- Jagorawi
- Pekan Raya Jakarta
Pranala luar
- [http://www.jakarta.go.id Situs resmi Pemerintah DKI]
- [http://http://www.kependudukancapil.go.id Situs Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI]
Kategori:Ibukota dunia
Kategori:Ibukota Provinsi di Indonesia
ja:ジャカルタ
ms:Jakarta
simple:Jakarta
th:จาการ์ตา
zh-min-nan:Jakarta
AgustusAgustus adalah bulan kedelapan tahun dalam Kalender Gregorian. Asal muasal kata ini tidaklah begitu jelas. Kemungkinan besar diambil dari Bahasa Portugis; Agosto yang dipengaruhi Bahasa Belanda; Augustus. Kedua nama ini merujuk kepada kaisar Romawi Augustus Octavianus. Sebelumnya ia dipanggil Sextilis, yang berarti keenam dalam bahasa Latin.
Di Malaysia, bulan ini disebut Ogos dari Bahasa Inggris; August.
Bulan ini memiliki 31 hari.
als:August
ja:8月
ko:8월
ms:Ogos
simple:August
th:สิงหาคม
14 Agustus adalah hari ke-226 (hari ke-227 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian.
Peristiwa
- 1945 - Jepang menyerah tanpa syarat ke Sekutu, setelah dibom atom.
- 1947 - Pakistan merdeka dari Britania Raya.
- 2005 - Sebuah pesawat Helios Airways dengan nomor penerbangan HCY 522 jatuh di utara Athena. Seluruh penumpang yang berjumlah 121 orang diperkirakan tewas.
Kelahiran
- 1947 - Danielle Steel, novelis
- 1960 - Sarah Brightman, penyanyi
Meninggal
Hari besar dan peringatan
- Indonesia - Hari Pramuka
- Pakistan - Hari Kemerdekaan
----
13 Agustus - - 15 Agustus - Kalender Peristiwa
category:Kalender Peristiwa
ja:8月14日
ko:8월 14일
simple:August 14
th:14 สิงหาคม
17 Agustus adalah hari ke-229 (hari ke-230 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian.
Peristiwa
- 1945 - Soekarno dan Mohammad Hatta membacakan teks proklamasi yang menandakan hari kemerdekaan Indonesia.
- 1960 - Gabon memproklamasikan kemerdekaannya dari Perancis.
- 1961 - Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno.
- 1962 - Siaran perdana TVRI; menayangkan upacara peringatan 17 Agustus yang ke-17 dari Istana Negara, Jakarta.
- 1978 - Balon udara panas yang dinaiki tiga warga AS mendarat dekat Paris setelah sukses mengelilingi Samudra Atlantik dalam tempo sekitar 137 jam.
- 1999 - Gempa bumi berkekuatan 7,4 SR mengguncang bagian barat daya Turki. Sedikitnya 17.000 orang tewas dan 44.000 lainnya luka-luka.
Kelahiran
- 1926 - Jiang Zemin, mantan Presiden Tiongkok.
- 1926 - Kho Ping Ho, penulis Indonesia (w. 1994)
- 1938 - Abu Bakar Ba'asyir, ustad Indonesia
- 1944 - Larry Ellison, pendiri Oracle Corporation
- 1997 - Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam, Sultan Deli ke-14
Meninggal
- 1969 - Otto Stern, fisikawan Jerman (l. 1888)
Hari besar dan peringatan
- Gabon - Hari Kemerdekaan
- Indonesia - Hari Kemerdekaan
Lihat pula
- 17 Agustus 1945
----
16 Agustus - - 18 Agustus - Kalender Peristiwa
Kategori:Kalender Peristiwa
ja:8月17日
ko:8월 17일
simple:August 17
th:17 สิงหาคม
Jakarta
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
| 100px |
| (Lambang DKI Jakarta) |
|
Motto: "Jaya Raya"
(Bahasa Indonesia): "Jaya dan Besar (Agung)" |
| Image:Locator_jakarta_final.png |
| Hari jadi | 22 Juni 1527 |
| Ibu kota | Jakarta |
| Gubernur | Sutiyoso |
Wilayah - Total:
| 661,52 km²
|
Daerah Tk. II - Jumlah:
| 5 Kotamadya dan 1 Kabupaten
|
Penduduk - Total (2004): - Kepadatan: | 8.792.000 16.667/km² |
| Suku bangsa | Betawi (+/-10%), Jawa, Sunda, Tionghoa (10%), dll. |
| Agama | Islam, Kristen, Buddha, dll. |
| Bahasa | Indonesia, Betawi, Jawa, Sunda, dll. |
| Zona waktu | (WIB) |
| Maskot | Elang Bondol |
| Lagu kedaerahan | tidak ada |
Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta adalah sebuah provinsi sekaligus ibu kota Indonesia. Karena Jakarta merupakan sebuah kota yang amat besar dan sekaligus ibu kota Indonesia, maka kota ini mempunyai status yang sama dengan sebuah provinsi. Jakarta terletak di bagian barat laut pulau Jawa. Koordinatnya adalah [http://kvaleberg.com/extensions/mapsources/index.php?params=6_11_S_106_50_E_ 6°11′ LS 106°50′ BT]. Pada tahun 2004, luasnya adalah sekitar 650 km² dan penduduknya berjumlah 8.792.000 jiwa.
Sejarah
2004
Jakarta pertama kali dikenal sebagai pelabuhan di muara Sungai Ciliwung. Asal-usulnya bisa ditelusuri dari zaman Hindu pada abad ke-5. Orang Eropa pertama yang datang ke Jakarta adalah orang Portugis. Pada abad ke-16, para pendatang Portugis diberi izin mendirikan benteng di Sunda Kelapa.
Asal-usul hari jadi Jakarta tanggal 22 Juni adalah penaklukan Sunda Kelapa oleh Fatahillah pada tahun 1527 dan mengganti nama kota tersebut menjadi Jayakarta yang berarti kemenangan.
Orang Belanda datang ke Jayakarta sekitar akhir abad ke-16 dan pada 1619, VOC dipimpin oleh Jan Pieterszoon Coen menaklukan Jayakarta dan kemudian mengubah namanya menjadi Batavia. Dalam masa Belanda, Batavia berkembang menjadi kota yang besar dan penting.
Penjajahan oleh Jepang dimulai pada 1942 dan mengganti nama Batavia menjadi Jakarta untuk menarik hati penduduk pada Perang Dunia II. Kota ini juga merupakan tempat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945 dan diduduki Belanda sampai pengakuan kedaulatan pada 1949.
Pada Mei 1998, terjadi kerusuhan di Jakarta yang sasarannya kebanyakan adalah orang Tionghoa. Gedung MPR/DPR diduduki oleh para mahasiswa yang menginginkan reformasi. Buntut kerusuhan ini adalah turunnya Presiden Soeharto dari kursi kepresidenan. Lihat Kerusuhan Mei 1998
Budaya
Sebagai ibu kota Indonesia, Jakarta menarik pendatang dari seluruh Indonesia, apalagi melihat kurang meratanya pertumbuhan di pusat dan daerah menyebabkan arus urbanisasi yang besar. Urbanisasi inilah yang membawa berbagai budaya masuk ke Jakarta. Suku-suku yang mendiami Jakarta antara lain Suku Betawi, Jawa, Sunda, Minang, Batak, dan Tionghoa.
Budaya lain yang juga khas di Jakarta adalah bahasa gaul yang dipakai oleh penduduk yang biasanya berusia remaja. Beberapa contoh penggunaan bahasa ini adalah Please donk ah! dan So what gitu loh!.
remaja
Budaya Betawi sebagai penduduk asli agak tersingkirkan oleh budaya lain baik dari Indonesia maupun budaya Barat. Untuk melestarikan budaya Betawi, didirikanlah cagar budaya di Situ Babakan.
Seperti halnya budaya dan etnik di Jakarta yang merupakan perpaduan dari berbagai macam budaya dan etnik baik dari seluruh wilayah di Indonesia maupun dari luar Indonesia seperti halnya Belanda, Tiongkok, Portugis, Arab dan India, musik di Jakarta menggambarkan perpaduan-perpaduan tersebut baik musik tradisional maupun modern. Bahkan sampai saat ini, Jakarta masih dianggap kiblat bagi perkembangan musik di Indonesia.
Untuk musik tradisional di Jakarta, seperti tanjidor dan gambang kromong, terdapat pengaruh baik etnis dari luar Jakarta Sunda seperti penggunaan rebab dan terompet tradisional. Kemudian pengaruh asing seperti halnya Trombone dan Gitar dari Eropa dan beberapa irama musik tradisional Tionghoa.
Seperti halnya dalam budaya dan musik, seni tari di Jakarta merupakan perpaduan antara unsur unsur budaya masyarakat yang ada di dalamnya. Pada awalnya, seni tari di Jakarta memiliki pengaruh Sunda dan Tionghoa seperti tariannya yang memiliki corak tari Jaipong dengan kostum penari khas pemain Opera Beijing. Namun Jakarta dapat dinamakan daerah yang paling dinamis. Selain seni tari lama juga muncul seni tari dengan gaya dan koreografi yang dinamis.
Cerita rakyat yang berkembang di DKI Jakarta selain cerita rakyat yang sudah dikenal seperti Si Pitung juga dikenal cerita rakyat lain seperti serial Jagoan Tulen yang mengisahkan jawara-jawara Betawi baik dalam perjuangan maupun kehidupannya yang dikenal "keras". Selain mengisahkan jawara atau pendekar dunia persilatan, juga dikenal cerita Nyai Dasima yang menggambarkan kehidupan zaman kolonial.
Selain budaya Musik, Tari-tarian dan Cerita rakyat, Masyarakat Betawi juga mengenal seni lenong dan topeng betawi. si janthuk yang kini sudah dianggap langka.
Demografi
Jumlah penduduk di Jakarta sekitar 9.792.000 (2004) namun pada siang hari, angka tersebut akan bertambah seiring datangnya para pekerja dari kota satelit seperti Bekasi dan Depok.
Bahasa yang digunakan di Jakarta adalah Bahasa Indonesia. Bahasa daerah juga digunakan oleh orang-orang yang satu suku dan karena di Jakarta terdapat berbagai suku, bahasa Indonesialah yang paling sering dipakai. Selain itu, muncul juga bahasa gaul yang tumbuh di kalangan anak muda dengan kata-kata yang terkadang diambil dari bahasa lain.
Agama yang dianut di DKI Jakarta sangat beragam termasuk kelima agama yang diakui pemerintah Indonesia (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha) tempat peribadatan agama tersebut juga tersedia di Jakarta contohnya
- Masjid Istiqlal
- Masjid Agung Al-Azhar
- Gereja Katedral Jakarta
- Gereja Imanuel
- Pura Adhitya Jaya
- Vihara Dhammacakka Jaya
Vihara Dhammacakka Jaya.
Pemerintahan
Vihara Dhammacakka Jaya
DKI Jakarta memiliki status khusus sebagai Daerah Khusus Ibukota. Kota ini dibagi kepada lima kotamadya dan satu kabupaten. Mereka adalah:
- Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu
- Jakarta Utara, memiliki kode pos 14xxx.
- Jakarta Pusat, memiliki kode pos 10xxx.
- Jakarta Barat, memiliki kode pos 11xxx.
- Jakarta Timur, memiliki kode pos 13xxx.
- Jakarta Selatan, memiliki kode pos 12xxx.
Pendidikan
Pendidikan di DKI Jakarta tersedia dari playgroup sampai perguruan tinggi. Kualitas dari pendidikan pun juga sangat bervariasi dari gedung mewah ber-AC sampai yang bahkan gedungnya sudah akan rubuh khususnya di tingkat SD dan SMP.
Belakangan ini mulai muncul berbagai sekolah dengan kurikulum yang diserap dari negara lain seperti Singapura dan Australia. Sekolah lain dengan kurikulum Indonesia pun juga muncul yang memiliki pengajaran berbeda.
DKI Jakarta juga menjadi lokasi berbagai universitas yang terkemuka seperti
- Universitas Indonesia
- Universitas Negeri Jakarta (dahulu IKIP Jakarta)
- Universitas Trisakti
- Universitas Atma Jaya
- Universitas Pancasila
Transportasi
Dalam kota
Universitas Pancasila
Di DKI Jakarta, tersedia jaringan jalan raya dan jalan tol yang melayani seluruh kota namun perkembangan jumlah mobil dengan jumlah jalan sangat timpang (5-10% dengan 4-5%).
Menurut data dari Dinas Perhubungan DKI, tercatat 46 kawasan dengan 100 titik simpang rawan macet di Jakarta. Definisi rawan macet adalah arus tidak stabil, kecepatan rendah serta antrean panjang. Kawasan yang memiliki lebih dari empat titik simpang rawan macet adalah:
- Kawasan Ancol/Gunung Sahari
- Kawasan Jatibaru/Tanah Abang
- Kawasan Kalimalang
- Kawasan Mampang/Buncit
- Kawasan Pasar Minggu
- Kawasan Pondok Indah
- Kawasan Pulo Gadung
- Kawasan Tambora.
Jakarta sebagai pusat ekonomi juga turut memperparah kemacetan di Jakarta karena selain dilalui penduduk DKI, jalan di Jakarta juga melayani para pelaju dari kota di sekitar Jakarta seperti Depok, Bekasi, Tangerang, dan Bogor. Untuk di dalam kota, kemacetan dapat dilihat di Sudirman apalagi di jam-jam pulang kantor.
Pemda DKI telah menghadirkan layanan transportasi umum yang dikenal sebagai TransJakarta menggunakan bus dan halte yang berada di jalur khusus. Koridor Busway yang ada di Jakarta adalah
- Koridor I Blok M- Stasiun Kota
- Koridor II Pulogadung - Harmoni (belum selesai)
- Koridor III Kalideres - Harmoni (belum selesai)
Selain itu, Pemda juga sedang membangun dua jalur monorel yairu Green Line dan Blue Line.
Dari dan ke
Untuk ke kota-kota di Pulau Jawa, bisa dicapai dari Jakarta dengan jaringan jalan dan beberapa ruas jalan tol. Jalan tol yang paling baru adalah Jalan Tol Cipularang yang mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi sekitar 1,5 jam. Untuk ke Sumatera, tersedia layanan penyeberangan dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni.
Bandara yang terdapat di Jakarta adalah
- Bandara Internasional Soekarno Hatta yang berfungsi sebagai pintu masuk internasional utama.
- Bandara Halim Perdanakusuma
Kondisi dan sumber daya alam
Pada tahun 2004, untuk kesekian kalinya, Kota Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan meraih penghargaan Bangun Praja kategori "Kota Terbersih dan Terindah di Indonesia" (dulu disebut "Adipura"). Salah satu faktor penentu keberhasilan kedua kota tersebut adalah keberadaan kawasan Menteng (Jakpus) dan Kebayoran Baru (Jaksel).
Kawasan di DKI Jakarta yang identik dengan pepohonan adalah
- Kosambi (Schleichera oleosa), Jakarta Barat
- Menteng (Baccauera dulciss Muell), Jakarta Pusat
- Cempaka Putih (Michelia alba) Jakarta Pusat
- Karet (Ficus elastica), Jakarta Pusat
- Kemang (Mangifera caecea) Jakarta Selatan
- Kebayoran/Kebayuran (bayur=Pterospermum javanicum), Jakarta Selatan
- Kelapa Gading (Cocos capitata), Jakarta Utara
- Sunda Kelapa (Cocos nucifera), Jakarta Utara
- Kapuk (Ceiba petandra), Jakarta Utara
- Kayu Putih (Eucalyptus alba), Jakarta Timur
- Kebon Pala (Myristica fragrans), Jakarta Timur
Hingga kini eksistensi pohon telah menjadi identik dengan nama kawasan-kawasan itu. Namun, penebangan pohon kota memusnahkan pohon sebagai identitas karakter lanskap kawasan yang memakai nama-nama pohon tersebut.
Pariwisata
DKI Jakarta juga memiliki berbagai tujuan pariwisata seperti
- Kebun Binatang Ragunan
- Monumen Nasional
- Museum Gajah
- Taman Mini Indonesia Indah
- Taman Impian Jaya Ancol
- Pulau Seribu
Lihat pula: Museum-museum di Jakarta
Pusat perbelanjaan
Pada program "Enjoy Jakarta", Pemda menonjolkan pariwisata di pusat-pusat perbelanjaan yang terdapat di Jakarta. Beberapa tahun terakhir ini memang terjadi tren pembangunan pusat perbelanjaan dari yang mewah sampai pusat grosir. Di pusat perbelanjaan tersebut juga muncul berbagai waralaba internasional yang mulai merebak seperti Starbucks selain juga waralaba nasional seperti Es Teler 77, di beberapa wilayah Kecamatan juga tersedia pusat belanja kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau seperti Indomaret dan Alfamart.
Permasalahan sosial
Alfamart
Posisi DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian telah mendorong orang-orang di luar Jakarta dan luar pulau Jawa untuk berbondong-bondong mencari rezeki di ibu kota Indonesia ini. Banyak dari orang-orang yang datang ke Jakarta tidak dibekali dengan keahlian atau keterampilan khusus, sehingga beberapa dampak sosial yang sering muncul adalah masalah pengangguran yang berkaitan erat dengan masalah kemiskinan dan kriminalitas.
Jumlah pendatang di Jakarta (2002-2005)
Catatan: - perkiraan
Sumber: Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta
Lihat pula
- Daftar provinsi Indonesia
- Jabotabek
- Jagorawi
- Pekan Raya Jakarta
Pranala luar
- [http://www.jakarta.go.id Situs resmi Pemerintah DKI]
- [http://http://www.kependudukancapil.go.id Situs Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI]
Kategori:Ibukota dunia
Kategori:Ibukota Provinsi di Indonesia
ja:ジャカルタ
ms:Jakarta
simple:Jakarta
th:จาการ์ตา
zh-min-nan:Jakarta
Sukarno
Ir. Soekarno1 (6 Juni 1901 - 21 Juni 1970) adalah Presiden pertama Indonesia, menjabat periode 1945 - 1966. Beliau memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 bersama Mohammad Hatta.
Seteleh diterbitkannya Supersemar, beliau digantikan oleh Jenderal Soeharto.
Latar belakang dan pendidikan
Soekarno dilahirkan dengan nama Kusnososro Soekarno. Ayahnya bernama Raden Sukemi, seorang guru di Surabaya, Jawa. Ibunya berasal dari Bali.
Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya di Tulungagung, Jawa Timur. Pada usia 14 tahun, seorang kawan bapaknya yang bernama Tjokroaminoto mengajak Soekarno tinggal di Surabaya dan disekolahkan ke Hooger Burger School (H.B.S.) di sana. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam, organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu. Soekarno kemudian bergabung dengan organisasi Jong Java (Pemuda Jawa).
Tamat H.B.S. tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung, dan tamat pada tahun 1925. Saat di Bandung, Soekarno berinteraksi dengan Tjipto Mangunkusumo dan Dr. Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.
Masa pergerakan nasional
Pada tahun 1926, Soekarno mendirikan Algemene Studie Club di Bandung. Organisasi ini menjadi cikal bakal Partai Nasional Indonesia yang didirikan pada tahun 1927. Aktivitas Soekarno di PNI menyebabkannya ditangkap Belanda pada bulan Desember 1929, hingga dibebaskan kembali pada tanggal 31 Desember 1931.
Pada bulan Juli 1932, Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo), yang merupakan pecahan dari PNI. Soekarno kembali ditangkap pada bulan Agustus 1933, dan diasingkan ke Flores. Soekarno baru kembali bebas pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1942.
Masa penjajahan Jepang
Masa Perang Revolusi
Masa kemerdekaan
Tentang Nama Soekarno
Nama lengkap Soekarno ketika lahir adalah Kusnososro. Karena sering sakit-sakitan ketika masih kecil, maka — menurut kebiasaan orang-orang Jawa — oleh orang tuanya namanya diganti menjadi Soekarno. Di kemudian hari ketika menjadi Presiden R.I. nama Soekarno diganti oleh beliau sendiri menjadi Sukarno karena menurut beliau nama tersebut menggunakan ejaan penjajah (Belanda). Beliau tetap menggunakan nama Soekarno dalam tanda tangannya karena tanda tangan tersebut adalah tanda tangan yang tercantum dalam Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang tidak boleh diubah.
Sebutan akrab untuk Ir. Soekarno adalah Bung Karno.
Istri Soekarno
Soekarno dikenal pernah mempunyai hubungan dengan beberapa wanita. Mereka adalah:
#Oetari
#Inggit Garnasih
#Fatmawati
#Hartini
#Ratna Sari Dewi (nama asli: Naoko Nemoto)
#Haryati
#Yurike Sanger
#Kartini Manoppo
#Heldy Djafar
Beberapa di antaranya kemudian dinikahinya.
Lain-lain
Presiden Indonesia masa jabatan 2001-2004, Megawati Soekarnoputri, adalah putri beliau.
Sumber
- Leslie H. Palmier. Sukarno, the Nationalist. Pacific Affairs, vol. 30, No, 2 (Jun. 1957), pp 101-119.
Lihat pula
- Daftar Presiden Indonesia
kategori:Presiden Indonesia
kategori:Politisi Indonesia
ja:スカルノ
ms:Sukarno
Mohammad Hatta
Dr. H. Mohammad Hatta (disebut juga Bung Hatta, - Bukittinggi 12 Agustus 1902 - +Jakarta 14 Maret 1980) adalah pejuang, negarawan, dan juga wakil presiden RI yang pertama. Sewaktu Proklamasi Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945 gelar beliau masih Drs. Mohammad Hatta dan belum Dr..
Nama yang diberikan oleh orang tua beliau ketika dilahirkan adalah Muhammad Athar. Putrinya, Meutia Hatta, adalah Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dalam Kabinet Indonesia Bersatu.
Beliau dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta.
Latar belakang dan pendidikan
Bung Hatta lahir dari keluarga ulama Minangkabau, Sumatra Barat.
Pendidikan menengah didapatnya di Batavia, yang kemudian dilanjutkan ke Rotterdam, Belanda untuk belajar ilmu perdagangan/bisnis pada tahun 1921. Di Belanda, ia kemudian tinggal selama 11 tahun.
Perjuangan
Pada tahun 1927, Hatta bergabung dengan Liga Menentang Imperialisme dan Kolonialisme di Belanda, dan disinilah ia bersahabat dengan nasionalis India, Jawaharlal Nehru. Aktivitasnya dalam organisasi ini menyebabkan Hatta ditangkap pemerintah Belanda. Hatta akhirnya dibebaskan, setelah melakukan pidato pembelaannya yang terkenal: Indonesia Free.
Pada tahun 1932 Hatta kembali ke Indonesia dan bergabung dengan organisasi Club Pendidikan Nasional Indonesia yang bertujuan meningkatkan kesadaran politik rakyat Indonesia melalui proses pelatihan-pelatihan. Belanda kembali menangkap Hatta, bersama Soetan Sjahrir, ketua Club Pendidikan Nasional Indonesia pada bulan Februari 1934. Hatta diasingkan ke Digul dan kemudian ke Banda selama 6 tahun.
Pada tahun 1945, Hatta secara aklamasi diangkat sebagai wakil presiden pertama RI, bersama Bung Karno yang menjadi presiden RI.
Pada tahun 1956, Hatta mengundurkan diri dari posisi wakil presiden RI.
Bacaan rujukan
- Greta O. Wilson (ed.). Regents, reformers, and revolutionaries: Indonesian Voices of Colonial Days. Asian Studies at Hawaii, no 21. The University Press of Hawaii, 1978.
- George McTurnan Kahin. Nationalism and Revolution in Indonesia, Cornell University Press, 1952.
Lihat pula
- Daftar Wakil Presiden Indonesia
Pranala luar
- [http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/h/hatta/index.shtml Bung Hatta di TokohIndonesia.com]
Hatta
Hatta
Hatta
Hatta
ja:モハマッド・ハッタ
ms:Mohammad Hatta
SeptemberSeptember adalah bulan kesembilan tahun dalam Kalender Gregorian. Kata ini diambil dari Bahasa Belanda yang mengambil dari bahasa Latin; septem yang berarti "tujuh" karena dahulu kala tahun bermula pada bulan Maret, kemudiannya ditukar pada 153 SM.
Bulan ini memiliki 30 hari
ja:9月
ko:9월
ms:September
simple:September
th:กันยายน
OktoberOktober adalah bulan kesepuluh tahun dalam Kalender Gregorian. Kata ini diambil dari Bahasa Belanda yang mengambil dari bahasa Latin; octo yang berarti "delapan" karena dahulu kala tahun bermula pada bulan Maret.
Bulan ini memiliki 31 hari
ja:10月
ko:10월
ms:Oktober
simple:October
th:ตุลาคม
7 November7 November adalah hari ke-311 (hari ke-312 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian.
Peristiwa
- 1917 - Pemimpin Bolshevik, Vladimir Lenin memimpin sebuah kudeta melawan Pemerintahan Sementara Rusia yang dipimpin Alexander Kerensky, sekaligus memulai Revolusi Oktober (sebenarnya terjadi pada tanggal 25 Oktober 1917, menurut tarikh Kalender Julian)
- 1945 - Majelis Syuro Muslimin Indonesia (MASYUMI) didirikan di Yogyakarta
Kelahiran
- 1867 - Marie Curie, kimiawan Polandia, penerima Penghargaan Nobel (w. 1934)
- 1879 - Lev Trotski, politikus Rusia (w. 1940)
- 1888 - Venkata Raman, fisikawan India, penerima Hadiah Nobel Fisika (w. 1970)
- 1913 - Albert Camus, filsuf dan penulis Perancis (w. 1960)
- 1935 - W.S. Rendra, penyair Indonesia
Meninggal
- 1823 - Rafael del Riego, jenderal dan politikus liberal Spanyol (l. 1784)
- 1963 - Djuanda Kartawidjaja, Perdana Menteri Indonesia (l. 1911)
Hari besar dan peringatan
----
6 November - 7 November - 8 November - Kalender Peristiwa
1107
1107
ja:11月7日
ko:11월 7일
ms:7 November
simple:November 7
th:7 พฤศจิกายน
YogyakartaDaerah Istimewa Yogyakarta adalah sebuah Daerah Tingkat I yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah di sebelah utara.
Daerah Istimewa Yogyakarta
Ngayogyakarta Hadiningrat
|
|
Motto: "Berhati nyaman" kependekan dari "Bersih, Sehat, Indah, dan Nyaman"
| Hari Jadi: | ??? |
| Ibu kota: | Kota Yogyakarta |
| Gubernur: | Sri Sultan Hamengkubuwono X |
Wilayah - Total:
| 3.185,80 km²
|
Daerah Tingkat II - Jumlah:
| 4 Kabupaten dan 1 Kotamadya
|
Penduduk - Total: - Kepadatan: | +/- 4.3640.000 13.687 /km² |
| Suku bangsa: | Jawa, Tionghoa dll. |
| Agama: | Islam, Protestan, Katholik, Hindu, dan Buddha |
| Bahasa: | Bahasa Indonesia, bahasa Jawa, dll. |
| Zona waktu: | (WIB) |
| Lagu kedaerahan: | Gundhul Gundhul Pacul, Lir Ilir |
|
Daerah Tingkat II
Daftar Gubernur
Lihat pula
- Daftar Provinsi Indonesia
Pranala luar
- [http://www.pemda-diy.go.id Situs resmi]
Kategori:Yogyakarta
ms:Daerah Istimewa Yogyakarta
ja:ジョグジャカルタ
10 November10 November adalah hari ke-314 (hari ke-315 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian.
Peristiwa
- 1945 - Batas akhir yang diultimatumkan Mayor Jenderal Mansergh supaya Surabaya menyerah kepada sekutu. Kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.
- 1963- Games of New Emerging Forces (GANEFO) diadakan di Jakarta, diikuti oleh 48 negara Asia, Afrika, Eropa Timur dan Amerika Latin
Kelahiran
Meninggal
Hari besar dan peringatan
----
9 November - 10 November - 11 November - Kalender Peristiwa
1110
1110
ja:11月10日
ko:11월 10일
ms:10 November
simple:November 10
th:10 พฤศจิกายน
Otto IskandardinataOtto Iskandardinata
Lahir : Bandung, 31 Maret 1897
Wafat : Bandung, 20 Desember 1945
Makam : Lembang - Bandung Fool on the EdEd, Edd n Eddy is an animated series created by Danny Antonucci and produced by a.k.a. Cartoon for the Cartoon Network. The premise is that three friends—named Ed, Edd, and Eddy (collectively known as "the Eds")—hang around in their suburban neighborhood of Peach Creek Estates. Led by Eddy, the Eds scheme to make money off their peers, but their plans usually fail, leaving them in various predicaments. The characters almost never leave the neighborhood, and adults are nowhere to be found.
Synopsis
See also
- Season 2
- Season 3
- Season 4
- Season 5
- Season 6
- Special Episodes
External links
Wikiquote has a collection of quotations by or about:
- [http://www.cartoonnetwork.com/tv_shows/eds/index.html Cartoon Network | Ed, Edd n Eddy]
teksty Varsovia hotel cukrzyca zycie otyo
|
|
|
|