Home About us Products Services Contact us Bookmark
:: wikimiki.org ::
Soekarno

Soekarno

Ir. Soekarno1 (6 Juni 1901 - 21 Juni 1970) adalah Presiden pertama Indonesia, menjabat periode 1945 - 1966. Beliau memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 bersama Mohammad Hatta. Seteleh diterbitkannya Supersemar, beliau digantikan oleh Jenderal Soeharto.

Latar belakang dan pendidikan

Soekarno dilahirkan dengan nama Kusnososro Soekarno. Ayahnya bernama Raden Sukemi, seorang guru di Surabaya, Jawa. Ibunya berasal dari Bali. Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya di Tulungagung, Jawa Timur. Pada usia 14 tahun, seorang kawan bapaknya yang bernama Tjokroaminoto mengajak Soekarno tinggal di Surabaya dan disekolahkan ke Hooger Burger School (H.B.S.) di sana. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam, organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu. Soekarno kemudian bergabung dengan organisasi Jong Java (Pemuda Jawa). Tamat H.B.S. tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung, dan tamat pada tahun 1925. Saat di Bandung, Soekarno berinteraksi dengan Tjipto Mangunkusumo dan Dr. Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.

Masa pergerakan nasional

Pada tahun 1926, Soekarno mendirikan Algemene Studie Club di Bandung. Organisasi ini menjadi cikal bakal Partai Nasional Indonesia yang didirikan pada tahun 1927. Aktivitas Soekarno di PNI menyebabkannya ditangkap Belanda pada bulan Desember 1929, hingga dibebaskan kembali pada tanggal 31 Desember 1931. Pada bulan Juli 1932, Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo), yang merupakan pecahan dari PNI. Soekarno kembali ditangkap pada bulan Agustus 1933, dan diasingkan ke Flores. Soekarno baru kembali bebas pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1942.

Masa penjajahan Jepang

Masa Perang Revolusi

Masa kemerdekaan

Tentang Nama Soekarno

Nama lengkap Soekarno ketika lahir adalah Kusnososro. Karena sering sakit-sakitan ketika masih kecil, maka — menurut kebiasaan orang-orang Jawa — oleh orang tuanya namanya diganti menjadi Soekarno. Di kemudian hari ketika menjadi Presiden R.I. nama Soekarno diganti oleh beliau sendiri menjadi Sukarno karena menurut beliau nama tersebut menggunakan ejaan penjajah (Belanda). Beliau tetap menggunakan nama Soekarno dalam tanda tangannya karena tanda tangan tersebut adalah tanda tangan yang tercantum dalam Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang tidak boleh diubah. Sebutan akrab untuk Ir. Soekarno adalah Bung Karno.

Istri Soekarno

Soekarno dikenal pernah mempunyai hubungan dengan beberapa wanita. Mereka adalah: #Oetari #Inggit Garnasih #Fatmawati #Hartini #Ratna Sari Dewi (nama asli: Naoko Nemoto) #Haryati #Yurike Sanger #Kartini Manoppo #Heldy Djafar Beberapa di antaranya kemudian dinikahinya.

Lain-lain

Presiden Indonesia masa jabatan 2001-2004, Megawati Soekarnoputri, adalah putri beliau.

Sumber


- Leslie H. Palmier. Sukarno, the Nationalist. Pacific Affairs, vol. 30, No, 2 (Jun. 1957), pp 101-119.

Lihat pula


- Daftar Presiden Indonesia kategori:Presiden Indonesia kategori:Politisi Indonesia ja:スカルノ ms:Sukarno

1901

1901

Peristiwa

Lahir


- 15 Januari - Andi Jemma, Palopo
- 6 Juni - Sukarno

Wafat

Kategori:Abad ke-20 ja:1901年 ko:1901년 ms:1901 simple:1901 th:พ.ศ. 2444

1970

1970 merupakan tahun biasa yang bermula pada hari Kamis.

Peristiwa


- 16 Maret; Kunjungan pertama presiden RI ke Malaysia pasca konfrontasi
- 1 Agustus; Pembentukan Dewan Pertahanan Keamanan Nasional

Lahir


-

Wafat


- Sukarno, DR Ir, Jakarta 20 Juni als:1970 ja:1970年 ko:1970년 ms:1970 simple:1970 th:พ.ศ. 2513

Indonesia

Republik Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terletak di Asia Tenggara, melintang di katulistiwa antara benua Asia dan Australia serta antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Indonesia berbatasan dengan Malaysia di pulau Kalimantan, berbatasan dengan Papua Nugini di pulau Papua dan berbatasan dengan Timor Timur di pulau Timor.

Sejarah

Artikel utama: Sejarah Indonesia. Lihat juga: Sejarah_Nusantara Di bawah pengaruh agama Hindu dan Buddha, beberapa kerajaan terbentuk di pulau Sumatra dan Jawa sejak abad ke-7 hingga abad ke-14. Kedatangan pedagang-pedagang Arab dari Gujarat, India kemudian membawa agama Islam yang akhirnya menjadi agama terbesar. Ketika orang-orang Eropa datang pada awal abad ke-16, mereka menemukan beberapa negara-negara kecil. Negara-negara kecil ini dengan mudah dikuasai oleh orang-orang Eropa tersebut yang ingin mendominasi perdaganan rempah-rempah. Pada abad ke-17, Belanda muncul sebagai yang terkuat di antara negara-negara Eropa lainnya, mengalahkan Britania Raya dan Portugal (kecuali untuk koloni mereka, Timor Timur). Belanda menguasai Indonesia sebagai koloni hingga Perang Dunia II, awalnya melalui VOC, dan kemudian langsung oleh pemerintah Belanda sejak awal abad ke 19. Di bawah sistem Cultuurstelsel (Sistem penanaman) pada abad ke-19, perkebunan besar dan penanaman paksa dilaksanakan di Jawa, akhirnya menghasilkan keuntungan bagi Belanda yang tidak dapat dihasilkan VOC. Pada masa pemerintahan kolonial yang lebih bebas setelah 1870, sistem ini dihapus. Setelah 1901 pihak Belanda memperkenalkan Kebijakan Beretika, yang termasuk reformasi politik yang terbatas dan investasi yang lebih besar di Hindia-Belanda. Pada masa Perang Dunia II, sewaktu Belanda dijajah oleh Jerman, Jepang menguasai Indonesia. Setelah mendapatkan Indonesia pada tahun 1942, Jepang melihat bahwa para pejuang Indonesia merupakan rekan perdagangan yang kooperatif dan bersedia mengerahkan prajurit bila diperlukan. Soekarno, Mohammad Hatta, KH. Mas Mansur, dan Ki Hajar Dewantara diberikan penghargaan oleh Kaisar Jepang pada tahun 1943. Pada Maret 1945 Jepang membentuk sebuah komite untuk kemerdekaan Indonesia; setelah perang Pasifik berakhir pada tahun 1945, di bawah tekanan organisasi pemuda, kelompok pimpinan Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Dalam usaha untuk menguasai kembali Indonesia, Belanda mengirimkan pasukan mereka. Usaha-usaha berdarah untuk meredam pergerakan kemerdekaan ini kemudian dikenal sebagai 'aksi polisi' (Politionele Actie). Belanda akhirnya menerima hak Indonesia untuk merdeka pada 27 Desember 1949 setelah mendapat tekanan yang kuat dari kalangan internasional, terutamanya Amerika Serikat. Soekarno menjadi presiden pertama Indonesia dengan Mohammad Hatta sebagai wakil presiden. Pada tahun 1950-an dan 1960-an, pemerintah Soekarno mulai mengikuti gerakan non-blok pada awalnya dan kemudian dengan blok sosialis, misalnya Tiongkok dan Yugoslavia. Tahun 1960-an menjadi saksi terjadinya konfrontasi militer terhadap negara tetangga, Malaysia ("Konfrontasi"), dan ketidak puasan terhadap kesulitan ekonomi yang semakin besar. Selanjutnya pada tahun 1965 timbullah pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia yang berniat mengganti ideologi nasional berdasarkan faham Sosialis Komunis. Jenderal Soeharto menjadi presiden pada tahun 1967 dengan alasan untuk mengamankan negara dari ancaman komunisme terhadap Soekarno yang kini sendiri makin melemah. Setelah Soeharto berkuasa, ratusan ribu warga Indonesia yang dicurigai terlibat pihak komunis dibunuh dan keluarganya diusir ke luar negeri. 32 tahun masa kekuasaan Soeharto dinamakan Orde Baru, dibandingkan dengan masa pemerintahan Soekarno yang disebut Orde Lama. Soeharto berhasil mendatangkan investasi luar negeri yang besar untuk masuk ke Indonesia dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang besar, meski tidak merata, di Indonesia. Pada awal rezim Orde Baru kebijakan ekomomi Indonesia disusun oleh sekelompok ekonom-ekonom lulusan departemen ekonomi University of California at Berkeley, yang dipanggil "kelompok Berkeley". Namun, Soeharto menambah kekayaannya dan keluarganya melalui praktik korupsi, kolusi dan nepotisme yang meluas dan dia akhirnya dipaksa turun dari jabatannya setelah aksi demonstrasi besar-besaran dan kondisi ekonomi negara yang memburuk pada tahun 1998. Dari 1998 hingga 2001, Indonesia mempunyai tiga presiden: Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, Abdurrahman Wahid dan Megawati Sukarnoputri. Pada tahun 2004 pemilu satu hari terbesar di dunia diadakan dan dimenangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Indonesia kini sedang mengalami masalah-masalah ekonomi, politik dan pertikaian bernuansa agama di dalam negeri, dan beberapa daerah sedang berusaha untuk mendapatkan kemerdekaan, yaitu Aceh dan Papua. Timor Timur mendapatkan kemerdekaan pada tahun 2002 setelah 24 tahun dikuasai Indonesia dan 3 tahun di bawah administrasi PBB. Pada Desember 2004 dan Maret 2005, Aceh dan Nias dilanda dua gempa bumi besar yang totalnya menewaskan ratusan ribu jiwa. Lihat Gempa bumi Samudra Hindia 2004 dan Gempa bumi Sumatra Maret 2005.

Politik

Artikel utama: Politik di Indonesia Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR/DPR) semula adalah lembaga tertinggi negara. Kedudukan MPR sebagai lembaga tinggi negara setelah Amandeman UUD 1945 pada periode 1999-2004. Seluruh anggota DPR adalah anggota MPR ditambah anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah). Sebelumnya konstitusi UUD 1945, anggota MPR adalah seluruh anggota DPR ditambah utusan golongan. MPR saat ini diketuai oleh Hidayat Nur Wahid. Anggota MPR terdiri dari 550 anggota DPR yang diketuai oleh Agung Laksono dan dilantik untuk masa jabatan lima tahun. Terdapat 128 anggota DPD yang diketuai oleh Ginandjar Kartasasmita. Sejak 2004, MPR adalah sebuah parlemen bikameral, setelah terciptanya DPD sebagai kamar kedua.

Provinsi

Lihat pula: Daftar Provinsi Indonesia Indonesia saat ini memiliki 33 provinsi (termasuk 2 Daerah Istimewa (DI) dan satu Daerah Khusus Ibukota (DKI). Kedua DI tersebut adalah Aceh dan Yogyakarta sedangkan Daerah Khusus Ibukotanya adalah Jakarta.

Geografi

Artikel utama: Geografi Indonesia Geografi Indonesia Indonesia memiliki 18.000 lebih pulau (sekitar 6000 tidak berpenghuni) yang menyebar sekitar katulistiwa, memberikan cuaca tropis. Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, di mana setengah populasi Indonesia hidup. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian Jaya. Lokasi Indonesia juga terletak di lempeng tektonik yang berarti Indonesia sering terkena gempa bumi dan juga menimbulkan tsunami. Indonesia juga banyak memiliki gunung berapi, salah satu yang sangat terkenal adalah gunung Krakatau, terletak antara pulau Sumatra dan Jawa. Lihat juga: Peta Asia Zamrud katulistiwa yang dimiliki Indonesia menjadi kebanggan bersama dengan jajaran pulau dan kekayaan alam yang masih terpendam.

Ekonomi

Artikel utama: Ekonomi Indonesia. Ekonomi Indonesia.]] Ekonomi Indonesia mengalami kemunduran pada akhir tahun 1990-an akibat krisis ekonomi yang melanda sebagian besar Asia pada saat itu. Ekonominya kini telah lumayan stabil saat ini. Indonesia mempunyai sumber daya alam yang besar di luar Jawa, termasuk minyak mentah, gas alam, timah, tembaga dan emas. Indonesia adalah pengekspor gas alam terbesar kedua di dunia, meski akhir-akhir ini ia telah mulai menjadi pengimpor bersih minyak mentah. Hasil pertanian yang utama termasuk beras, teh, kopi, rempah-rempah dan karet. Rekan perdagangan terbesar Indonesia adalah Jepang, Amerika Serikat dan negara-negara tetangganya yaitu Malaysia, Singapura dan Australia. Meski kaya akan sumber daya alam dan manusia, Indonesia masih menghadapi masalah besar dalam bidang kemiskinan yang sebagian besar disebabkan korupsi yang merajalela dalam pemerintah. Bank sentral Indonesia adalah Bank Indonesia.

Demografi

Artikel utama: Demografi Indonesia Penduduk Indonesia dapat dibagi secara kasar kepada dua kelompok. Di bagian barat Indonesia penduduknya kebanyakan adalah suku Melayu sementara di timur adalah suku Papua, yang mempunyai akar di kepulauan Melanesia. Banyak penduduk Indonesia yang menyatakan dirinya sebagai bagian dari kelompok suku yang lebih spesifik, yang dibagi menurut bahasa dan asal daerah, misalnya Jawa, Sunda atau Batak. Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 88,2% penduduk Indonesia, yang menjadikan Indonesia negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Sisanya beragama Protestan (5,9%), Katolik (3%), Hindu (1,8%), Buddha (0,8%), dan lain-lain (0,3%). Kebanyakan penduduk Indonesia bertutur dalam sebuah bahasa daerah sebagai bahasa ibu, namun bahasa resmi Indonesia, bahasa Indonesia, diajarkan di seluruh sekolah-sekolah di negara ini dan dikuasai oleh hampir seluruh penduduk Indonesia.

Budaya

Artikel utama: Budaya Indonesia Jenis kesenian di Indonesia banyak dipengaruhi oleh beberapa kebudayaan. Tari Jawa dan Bali yang terkenal, misalnya, berisi aspek-aspek kebudayaan dan mitologi Hindu. Hindu Selain itu yang cukup terkenal di dunia adalah wayang kulit yang menampilkan kisah-kisah tentang kejadian mitologis. Beberapa daerah terkenal akan kain batiknya. Pencak silat adalah seni bela diri yang unik yang berasal dari wilayah ini.

Peringkat internasional


- Transparency International: [http://www.transparency.org/cpi/2005/2005.10.18.cpi.en.html#cpi Indeks Persepsi Korupsi 2005], peringkat 137 dari 159 negara (IPK: 2,2)
- Reporters sans frontieres: [http://www.rsf.org/rubrique.php3?id_rubrique=554 Indeks kebebasan pers dunia 2005], peringkat 102 dari 167 negara (26,00 poin)
- UNDP: [http://hdr.undp.org/reports/global/2005/ Indeks Perkembangan Manusia], peringkat 110 dari 177 negara (0,697 poin)
- The Economist: [http://www.economist.com/theworldin/international/displayStory.cfm?story_id=3372495&d=2005 Indeks taraf hidup dunia 2005], peringkat 71 dari 111 negara (5,81 poin)

Lihat pula


- Daftar Penguasa Hindia-Belanda
- Daftar Presiden Indonesia - Daftar Wakil Presiden Indonesia
- Daftar Provinsi Indonesia
- Daftar Kabupaten dan Kotamadya Indonesia
- Daftar Pulau-Pulau Indonesia
- Daftar Nomor Polisi Pelat Kendaraan Bermotor
- Daftar Tanda Penghargaan Indonesia
- Polri
- Tentara Nasional Indonesia
- Daftar Bandar Udara di Indonesia
- Hari Penting di Indonesia
- Daftar Negara-Negara di Dunia
- Indonesia dari A sampai Z

Pranala luar


- [http://www.indonesia.go.id Situs Web Resmi Pemerintah R.I.]
- [http://www.info-ri.com/ Info-RI - Portal Informasi Nasional]
- [http://www.antara.co.id Kantor Berita Antara]
- [http://www.tvri.co.id/ Televisi Republik Indonesia (TVRI)]
- [http://www.rri-online.com/ Radio Republik Indonesia (RRI)]
- [http://www.aseannewsnetwork.com/indonesia.html Berita Indonesia]
- [http://www.deplu.go.id/2003/process/language.php?lang=bahasa%20indonesia Daftar konsulat dan kedutaan Indonesia di mancanegara (di situs Departemen Luar Negeri)] (klik "Kedutaan & Konsulat" di halaman yang tersambung)
- [http://www.wirantaprawira.de/links/government.htm Daftar situs lembaga pemerintah Indonesia]
- [http://www.bisnis.com/ Harian Bisnis Indonesia] kategori:Indonesia ja:インドネシア ko:인도네시아 ms:Indonesia simple:Indonesia th:ประเทศอินโดนีเซีย zh-min-nan:Ìn-nî

1945

1945

Peristiwa


- Piagam Jakarta dirumuskan oleh Panitia Sembilan di Jakarta

Agustus


- 14 Agustus - Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu
- 17 Agustus - Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta
- Sukarno menjadi Presiden Pertama dan Mohammad Hatta menjadi Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia
- 18 Agustus - Kabinet Presidentil Pertama Republik Indonesia terbentuk

September

Oktober

November


- 7 November - Majelis Syuro Muslimin Indonesia (MASYUMI) didirikan di Yogyakarta
- 10 November - Perlawanan menentang Inggris - Sekutu dan NICA di Surabaya, yang diperingati sebagai Hari Pahlawan

Lahir

Wafat


- 20 Desember - Otto Iskandardinata, di Bandung ja:1945年 ko:1945년 ms:1945 simple:1945 th:พ.ศ. 2488

Kemerdekaan

Kemerdekaan adalah:
- (kata benda) saat di mana sebuah negara meraih hak kendali penuh atas seluruh wilayah bagian negaranya.
- (kata benda) saat di mana seseorang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi. Sinonim:
- kebebasan ja:独立 th:เอกราช

17 Agustus 1945

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Jumat, 17 Agustus 1945 M atau 17 Ramadan 1365 H) dibacakan oleh Ir. Soekarno yang didampingi oleh Drs. Muhammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini, Jakarta Pusat.

Isi Teks Proklamasi

Isi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah: :Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
:
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
:
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
:::
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
:::
Atas nama bangsa Indonesia.
:::
Soekarno/Hatta
Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605.

Naskah Otentik

Teks diatas merupakan hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau
Sajoeti Melik), salah
seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi. Sementara naskah yang sebenarnya hasil gubahan Muh.Hatta, A.Soebardjo, dan dibantu oleh
Ir.Soekarno sebagai pencatat. Adapun bunyi teks naskah otentik itu sebagai berikut:
::::::::Proklamasi :
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
:Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
:dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.
:::Djakarta, 17 - 8 - '05
:::Wakil2 bangsa Indonesia.

Peringatan 17 Agustus 1945

Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan ini dengan meriah. Mulai dari lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, sampai upacara militer di Istana Merdeka, seluruh bagian dari masyarakat ikut berpartisipasi dengan cara masing-masing.

Lomba-lomba tradisional


- Panjat pinang
- Tarik tambang
- Sepeda lambat
- Makan kerupuk

Peringatan Detik-detik Proklamasi

Peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka dipimpin oleh Presiden RI selaku Inspektur Upacara. Peringatan ini biasanya disiarkan secara langsung oleh TVRI. Acara-acara pada pagi hari termasuk: penembakan meriam dan sirene, pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih (Bendera Pusaka), pembacaan naskah Proklamasi, dll. Pada sore hari terdapat acara penurunan bendera Sang Saka Merah Putih.

Upacara di kantor-kantor dan sekolah-sekolah

kategori:Sejarah Indonesia

Supersemar

Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) adalah surat perintah yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Soekarno pada tanggal 11 Maret 1966. Surat ini berisi perintah yang menginstruksikan Soeharto, selaku Panglima Komando Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk mengatasi situasi keamanan yang buruk pada saat itu.

Isi Supersemar

Berikut adalah cuplikan Supersemar: ---- PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
SURAT PERINTAH :I. Mengingat: ::1.1. Tingkatan Revolusi sekarang ini, serta keadaan politik baik nasional maupun Internasional ::1.2. Perintah Harian Panglima Tertinggi Angkatan Bersendjata/Presiden/Panglima Besar Revolusi pada tanggal 8 Maret 1966 :II. Menimbang: ::2.1. Perlu adanja ketenangan dan kestabilan Pemerintahan dan djalannja Revolusi. ::2.2. Perlu adanja djaminan keutuhan Pemimpin Besar Revolusi, ABRI dan Rakjat untuk memelihara kepemimpinan dan kewibawaan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi serta segala adjaran-adjarannja :III. Memutuskan/Memerintahkan: ::Kepada: LETNAN DJENDERAL SOEHARTO, MENTERI PANGLIMA ANGKATAN DARAT ::Untuk: Atas nama Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi: ::1. Mengambil segala tindakan jang dianggap perlu, untuk terdjaminnja keamanan dan ketenangan serta kestabilan djalannja Pemerintahan dan djalannja Revolusi, serta mendjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan Pimpinan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimin Besar revolusi/mandataris M.P.R.S. demi untuk keutuhan Bangsa dan Negara Republik Indonesia, dan melaksanakan dengan pasti segala adjaran Pemimpin Besar Revolusi. ::2. Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-Panglima Angkatan-Angkatan lain dengan sebaik-baiknja. ::3. Supaya melaporkan segala sesuatu jang bersangkuta-paut dalam tugas dan tanggung-djawabnja seperti tersebut diatas. :IV. Selesai. :Djakarta, 11 Maret 1966 :PRESIDEN/PANGLIMA TERTINGGI/PEMIMPIN BESAR REVOLUSI/MANDATARIS M.P.R.S. :SOEKARNO ---- Surat Perintah Sebelas Maret ini adalah versi yang dikeluarkan dari Markas Besar Angkatan Darat (AD) yang juga tercatat dalam buku-buku sejarah. Sebagian kalangan sejarawan Indonesia mengatakan bahwa terdapat berbagai versi Supersemar sehingga masih ditelusuri naskah supersemar yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno di Istana Bogor.

Keluarnya Supersemar

Menurut versi resmi, awalnya keluarnya supersemar terjadi ketika pada tanggal 11 Maret 1966, Presiden Soekarno mengadakan sidang pelantikan Kabinet Dwikora yang disempurnakan yang dikenal dengan nama "kabinet 100 menteri". Pada saat sidang dimulai, Brigadir Jendral Sabur sebagai panglima pasukan pengawal presiden' Tjakrabirawa melaporkan bahwa banyak "pasukan liar" atau "pasukan tak dikenal" yang belakangan diketahui adalah Pasukan Kostrad dibawah pimpinan Mayor Jendral Kemal Idris yang bertugas menahan orang-orang yang berada di Kabinet yang diduga terlibat G-30-S di antaranya adalah Wakil Perdana Menteri I Soebandrio. Berdasarkan laporan tersebut, Presiden bersama Wakil perdana Menteri I Soebandrio dan Wakil Perdana Menteri III Chaerul Saleh berangkat ke Bogor dengan helikopter yang sudah disiapkan. Sementara Sidang akhirnya ditutup oleh Wakil Perdana Menteri II Dr.J. Leimena yang kemudian menyusul ke Bogor. Situasi ini dilaporkan kepada Mayor Jendral Soeharto (yang kemudian menjadi Presiden menggantikan Soekarno) yang pada saat itu selaku Panglima Angkatan Darat menggantikan Letnan Jendral Ahmad Yani yang gugur akibat peristiwa G-30-S/PKI itu. Mayor Jendral (Mayjend) Soeharto saat itu tidak menghadiri sidang kabinet karena sakit. (Sebagian kalangan menilai ketidakhadiran Soeharto dalam sidang kabinet dianggap sebagai sekenario Soeharto untuk menunggu situasi. Sebab dianggap sebagai sebuah kejanggalan). Mayor Jendral Soeharto mengutus tiga orang perwira tinggi (AD) ke Bogor untuk menemui Presiden Soekarno di Istana Bogor yakni Brigadir Jendral M. Jusuf, Brigadir Jendral Amirmachmud dan Brigadir Jendral Basuki Rahmat. Setibanya di Istana Bogor, pada malam hari, terjadi pembicaraan antara tiga perwira tinggi AD dengan Presiden Soekarno mengenai situasi yang terjadi dan ketiga perwira tersebut menyatakan bahwa Mayjend Soeharto mampu menendalikan situasi dan memulihkan keamanan bila diberikan surat tugas atau surat kuasa yang memberikan kewenangan kepadanya untuk mengambil tindakan. Menurut Jendral (purn) M Jusuf, pembicaraan dengan Presiden Soekarno hingga pukul 20.30 malam. Presiden Soekarno setuju untuk itu dan dibuatlah surat perintah yang dikenal sebagai Surat Perintah Sebelas Maret yang populer dikenal sebagai Supersemar yang ditujukan kepada Mayjend Soeharto selaku panglima Angkatan Darat untuk mengambil tindakan yang perlu untuk memulihkan keamanan dan ketertiban. Surat Supersemar tersebut tiba di Jakarta pada tanggal 12 Maret 1966 pukul pukul 01.00 waktu setempat yang dibawa oleh Sekretaris Markas Besar AD Brigjen Budiono. Hal tersebut berdasarkan penuturan Sudharmono, dimana saat itu ia menerima telpon dari Mayjend Sutjipto, Ketua G-5 KOTI, 11 Maret 1966 sekitar pukul 10 malam. Sutjipto meminta agar konsep tentang pembubaran PKI disiapkan dan harus selesai malam itu juga. Permintaan itu atas perintah Pangkopkamtib yang dijabat oleh Mayjend Soeharto. Bahkan Sudharmono sempat berdebat dengan Moerdiono mengenai dasar hukum teks tersebut sampai surat Supersemar itu tiba.

Beberapa Kontroversi tentang Supersemar


- Menurut penuturan salah satu dari ketiga perwira tinggi AD yang akhirnya menerima surat itu, ketika mereka membaca kembali surat itu dalam perjalanan kembali ke Jakarta, salah seorang perwira tinggi yang kemudian membacanya berkomentar "Lho ini khan perpindahan kekuasaan". Tidak jelas kemudian naskah asli Supersemar karena beberapa tahun kemudian naskah asli surat ini dinyatakan hilang dan tidak jelas hilangnya surat ini oleh siapa dan dimana karena pelaku sejarah peristiwa "lahirnya Supersemar" ini sudah meninggal dunia. Belakangan, keluarga M. Jusuf mengatakan bahwa naskah Supersemar itu ada pada dokumen pribadi M. Jusuf yang disimpan dalam sebuah bank.
- Menurut kesaksian salah satu pengawal kepresidenan di Istana Bogor, Letnan Satu (lettu) Sukardjo Wilardjito, ketika pengakuannya ditulis di berbagai media massa setelah Reformasi 1998 yang juga menandakan berakhirnya Orde Baru dan pemerintahan Presiden Soeharto. Dia menyatakan bahwa perwira tinggi yang hadir ke Istana Bogor pada malam hari tanggal 11 Maret 1966 pukul 01.00 dinihari waktu setempat bukan tiga perwira melainkan empat orang perwira yakni ikutnya Brigadir jendral (Brigjen) M. Panggabean. Bahkan pada saat peristiwa Supersemar Brigjen M. Jusuf membawa map berlogo Markas Besar AD berwarna merah jambu serta Brigjen M. Pangabean dan Brigjen Basuki Rahmat menodongkan pistol kearah Presiden Soekarno dan memaksa agar Presiden Soekarno menandatangani surat itu yang menurutnya itulah Surat Perintah Sebelas Maret yang tidak jelas apa isinya. Lettu Sukardjo yang saat itu bertugas mengawal presiden, juga membalas menodongkan pistol ke arah para jenderal namun Presiden Soekarno memerintahkan Soekardjo untuk menurunkan pistolnya dan menyarungkannya. Menurutnya, Presiden kemudian menandatangani surat itu, dan setelah menandatangani, Presiden Soekarno berpesan kalau situasi sudah pulih, mandat itu harus segera dikembalikan. Pertemuan bubar dan ketika keempat perwira tinggi itu kembali ke Jakarta. Presiden Soekarno mengatakan kepada Soekardjo bahwa ia harus keluar dari istana. “Saya harus keluar dari istana, dan kamu harus hati-hati,” ujarnya menirukan pesan Presiden Soekarno. Tidak lama kemudian (sekitar berselang 30 menit) Istana Bogor sudah diduduki pasukan dari RPKAD dan Kostrad, Lettu Sukardjo dan rekan-rekan pengawalnya dilucuti kemudian ditangkap dan ditahan di sebuah Rumah Tahanan Militer dan diberhentikan dari dinas militer. Beberapa kalangan meragukan kesaksian Soekardjo Wilardjito itu, bahkan salah satu pelaku sejarah supersemar itu, Jendral (Purn) M. Jusuf, serta Jendral (purn) M Panggabean membantah peristiwa itu.
- Menurut Kesaksian A.M. Hanafi dalam bukunya "A.M Hanafi Menggugat Kudeta Soeharto", seorang mantan duta besar Indonesia di Kuba yang dipecat sera tidak konstitusional oleh Soeharto. Dia membantah kesaksian Letnan Satu Sukardjo Wilardjito yang mengatakan bahwa adanya kehadiran Jendral M. Panggabean ke Istana Bogor bersama tiga jendral lainnya (Amirmachmud, M. Jusuf dan Basuki Rahmat) pada tanggal 11 Maret 1966 dinihari yang menodongkan senjata terhadap Presiden Soekarno. Menurutnya, pada saat itu, Presiden Soekarno menginap di Istana Merdeka, Jakarta untuk keperluan sidang kabinet pada pagi harinya. Demikian pula semua menteri-menteri atau sebagian besar dari menteri sudah menginap diistana untuk menghindari kalau datang baru besoknya, demonstrasi-demonstrasi yang sudah berjubel di Jakarta. A.M Hanafi Sendiri hadir pada sidang itu bersama Wakil Perdana Menteri (Waperdam) Chairul Saleh. Menurut tulisannya dalam bukunya tersebut, ketiga jendral itu tadi mereka inilah yang pergi ke Istana Bogor, menemui Presiden Soekarno yang berangkat kesana terlebih dahulu. Dan menurutnya mereka bertolak dari istana yang sebelumnya, dari istana merdeka Amir Machmud menelepon kepada Komisaris Besar Soemirat, pengawal pribadi Presiden Soekarno di Bogor, minta ijin untuk datang ke Bogor. Dan semua itu ada saksinya-saksinya. Ketiga jendral ini rupanya sudah membawa satu teks, yang disebut sekarang Supersemar. Di sanalah Bung Karno, tetapi tidak ditodong, sebab mereka datang baik-baik. Tetapi di luar istana sudah di kelilingi demonstrasi-demonstrasi dan tank-tank ada di luar jalanan istana. Mengingat situasi yang sedemikian rupa, rupanya Bung Karno menandatangani surat itu. Jadi A.M Hanafi menyatakan, sepengetahuan dia, sebab dia tidak hadir di Bogor tetapi berada di Istana Merdeka bersama dengan menteri-menteri lain. Jadi yangdatang ke Istana Bogor tidak ada Jendral Panggabean. Bapak Panggabean, yang pada waktu itu menjabat sebagai Menhankam, tidak hadir.
- Tentang pengetik Supersemar. Siapa sebenarnya yang mengetik surat tersebut, masih tidak jelas. Ada beberapa orang yang mengaku mengetik surat itu, antara lain Letkol (Purn) TNI-AD Ali Ebram,saat itu sebagai staf Asisten I Intelijen Resimen Tjakrabirawa.
- Kesaksian yang disampaikan kepada sejarawan asing, Ben Anderson, oleh seorang tentara yang pernah bertugas di Istana Bogor. Tentara tersebut mengemukakan bahwa Supersemar diketik di atas surat yang berkop Markas besar Angkatan Darat, bukan di atas kertas berkop kepresidenan. Inilah yang menurut Ben menjadi alasan mengapa Supersemar hilang atau sengaja dihilangkan. Berbagai usaha pernah dilakukan Arsip Nasional untuk mendapatkan kejelasan mengenai surat ini. Bahkan, lembaga ini berkali-kali meminta kepada Jendral (purn) M. Jusuf saksi terakhir hingga akhir hayatnya ( 8 September 2004, agar bersedia menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, namun selalu gagal. Lembaga ini juga sempat meminta bantuan Muladi yang ketika itu menjabat Mensesneg, Jusuf Kalla, M. Saelan, bahkan meminta DPR untuk memanggil M. Jusuf. Sampai sekarang, usaha Arsip Nasional itu tidak pernah terwujud. Saksi kunci lainnya, adalah mantan presiden Soeharto. Namun, penyakit stroke yang pernah dideritanya pada usia lanjut saat ini, membuat mantan presiden Soeharto kesulitan bila mengingat kembali peristiwa lampau. Dengan kesimpangsiuran Supersemar itu, kalangan sejarawan dan hukum Indonesia mengatakan bahwa peristiwa G-30-S/PKI dan Supersemar adalah salah satu dari sekian sejarah Indonesia yang masih gelap. kategori:Sejarah Indonesia

Jenderal

Jenderal adalah salah satu pangkat dalam ketentaraan. Dalam Tentara Nasional Indonesia (TNI), pangkat Jenderal digunakan oleh TNI Angkatan Darat dan dilambangkan oleh bintang. Jenderal dapat berarti sekelompok pangkat-pangkat yang mengandung kata 'jenderal' yang disebut juga perwira tinggi, atau dapat juga berarti salah satu pangkat dari kelompok pangkat-pangkat tersebut yang dilambangkan oleh 4 bintang. Jumlah bintang yang ada dalam tanda pangkat menandakan tingkat jenderal tersebut.
- 1 bintang - Brigadir Jenderal
- 2 bintang - Mayor Jenderal
- 3 bintang - Letnan Jenderal
- 4 bintang - Jenderal
- 5 bintang - Jenderal Besar Jenderal Besar adalah pangkat tertinggi yang dapat dicapai oleh seorang perwira Angkatan Darat, tetapi pemberian pangkat ini hanya untuk perwira-perwira yang sangat berjasa. Selebihnya, pangkat jenderal penuhlah (4 bintang) yang biasanya dicapai oleh perwira-perwira tinggi. Didalam sejarah TNI Angkatan Darat, hanya terdapat 3 orang yang diberi kehormatan menggunakan pangkat ini atas jasa-jasanya yang besar. Mereka adalah: Jenderal Besar Soedirman, Jenderal Besar A.H. Nasution, dan Jenderal Besar Soeharto.

Lihat juga


- Tanda Kepangkatan TNI ja:将軍

Tulungagung

Tulungagung, adalah sebuah kabupaten di Jawa Timur, Indonesia. Ibukotanya adalah Tulungagung, yang terletak sekitar 154 km sebelah barat daya Kota Surabaya, ibukota Propinsi Jawa Timur. Kabupaten Tulungagung dibatasi oleh Kabupaten Blitar di sebelah barat, Kabupaten Kediri di sebelah utara, Kabupaten Blitar di sebelah timur, dan Samudra Hindia di sebelah selatan. Secara administratif, Kabupaten Tulungagung terbagi dalam 19 kecamatan, 257 desa, dan 14 kelurahan. Bagian barat laut Kabupaten Tulungagung merupakan daerah pegunungan yang merupakan bagian dari pegunungan Wilis-Liman-Limas. Bagian tengah adalah dataran rendah; dan bagian selatan adalah pegunungan yang merupakan bagian dari rangkaian Pegunungan Kidul. Tulungagung adalah salah satu penghasil marmer terbesar di Indonesia, yakni di bagian selatan Tulungagung. Pantai Popoh, merupakan obyek wisata pantai di Laut Selatan yang cukup terkenal di kawasan. Potensi daerah:
- Marmer
- Onyx

Info wisata:
- Pantai Popoh
- Pantai Brumbun
- Pantai Molang
- Argo Wilis
Kategori:Jawa Timur

Jawa Timur

Provinsi Jawa Timur
Lambang Jawa Timur
Motto: Jer Basuki Mawa Béya
(Bahasa Jawa): "Jika ingin makmur, maka hal ini memerlukan pengorbanan"
Image:Locator_jatim_final.png
Hari Jadi: ???
Ibukota:Surabaya
Gubernur: Imam Utomo
Wilayah
 - Total:

47.922 km²
Daerah Tingkat II
 - Jumlah:

29 Kabupaten dan 9 Kotamadya
Penduduk
 - Total:
 - Kepadatan:

+/- 40.000.000
+/- 834 / km²
Suku Bangsa:Orang Jawa, Orang Madura (22%), Orang Osing, Orang Tengger,Tionghoa dll.
Agama:Islam, Hindu, Protestan, Katholik dan Buddha
Bahasa: Bahasa Jawa, Bahasa Madura, Bahasa Osing, Bahasa Walikan, Bahasa Indonesia dll.
Zona Waktu:(WIB)
Lagu Daerah: Rek Ayo Rek, Tandhuk Majeng, Padhang Ulan
Jawa Timur adalah sebuah provinsi di ujung timur Pulau Jawa dengan wilayah yang juga meliputi Pulau Madura dan Bawean. Ibukotanya adalah Surabaya yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia.

Sejarah

Geografi

Provinsi Jawa Timur terletak di ujung timur Pulau Jawa dibatasi perairan di 3 sisi dan daratan di 1 sisi. Selat Bali adalah batas timurnya yang memisahkan Jawa Timur dengan Bali, Laut Jawa di utara, dan Samudera Hindia di selatan. Batas daratannya adalah di barat dengan Jawa Tengah. Wilayah Jawa Timur juga mencakup Pulau Madura. Di Jawa Timur, terdapat beberapa gunung salah satunya adalah Gunung Bromo. Kota-kota pentingnya antara lain Surabaya, Malang, Madiun, dan Ponorogo.

Demografi

Jawa Timur memiliki penduduk berjumlah sekitar 30-40 juta jiwa. Suku-suku yang mendiami Jawa Timur antara lain Jawa, Madura, Tengger, Osing, dan Tionghoa. Bahasa yang digunakan antara lain Bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Madura, dan bahasa Osing, bahasa surabaya cina baba Suku Osing kebanyakan bermukim di Banyuwangi dan memiliki kebudayaan yang merupakan perpaduan budaya Jawa, Madura, dan Bali sedangkan orang Tengger merupakan peninggalan dari Majapahit. Agama yang dianut penduduk Jawa Timur adalah Islam, Hindu, Protestan, Katolik, dan Buddha. Agama Islam dibawa ke Jawa Timur oleh para pedagang dari Gujarat, India di masa lampau.

Transportasi

Taxi, Bus Kota, Becak, Bemo atau Ojek (Boncengan Sepeda Motor)

Pariwisata

Kebun Binatang Surabaya, Pantai Kenjeran, Tempat sembayang Buddha Joko Dolok, Makam Raden Supratman, Tugu Pahlawan,Hotel Mojopahit/Orange, Tempat belanja seperti Pasar Atom , Daerah Tunjungan. Makanan Chas Surabaya seperti Rujak cingur, Gado-Gado, Semangi Suroboyo, Nasi pecel kampung, Lontong capgomeh Surabaya, Es Campur Surabaya, Tamie goreng, cap jai goreng,Pangsit Mie, Soto ayam Lamongan atau Sotong Daging Sapi Madura, dll.

Pemerintahan

Kabupaten dan Kota

Daftar Gubernur

No. Periode Nama Gubernur Keterangan
1 1945 - 1948 R.T. Soeryo
2 1948 - 1949 Dr. Moedjani
3 1949 - 1957 R. Samadikun
4 1957 - 1959 R.T.A. Milono
5 1959 - 1963 R. Soewondo Ranuwidjojo
6 1963 - 1967 Moch. Wijono
7 1967 - 1978 R.P. Mohammad Noer
8 1978 - 1983 Soenandar Prijosoedarmo
9 1983 - 1988 Wahono
10 1988 - 1993 Soelarso
11 1993 - 1998 Basofi Sudirman
12 1998 - 2003 Imam Utomo
13 2003 - 2008 Imam Utomo

Lihat pula


- Daftar Provinsi Indonesia

Pranala luar


- [http://www.jatim.go.id Situs Web Resmi] kategori:Jawa Timur

Surabaya

Kota Surabaya (dahulu daerah tingkat II berstatus kotamadya) adalah ibu kota provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini merupakan kota terbesar kedua di Indonesia. Surabaya sering disebut pula sebagai kota Pahlawan. Di kota yang besar dan dinamis ini banyak suku bangsa tinggal. Meskipun suku Jawa yang dominan, suku-suku lain juga ikut mewarnai kota ini. Misalkan tentu saja suku Madura, suku Tionghoa dan suku Arab. Bahkan di kota ini ada pula komunitas Yahudi. Mereka memiliki sebuah sinagoga.

Sejarah

Sebagai kota kedua terbesar di Indonesia, sejarah masa lalu kota Surabaya masih banyak diliputi kabut. Bapak Walikota Surabaya Suparno waktu itu (tahun 1975), membuat keputusan untuk menjadikan tanggal 31 Mei 1293 sebagai tanggal lahir (hari jadi) kota Surabaya. Keputusan tersebut dituangkan dalam SK No. 64/WK/75. Sejak saat itulah hari ulang tahun kota Surabaya dirayakan setiap tanggal 31 Mei. Catatan tentang kota Surabaya mulai menjadi jelas setelah jatuh ke tangan V.O.C. akibat perjanjian antara Paku Buwono II dari Mataram dan pihak V.O.C. pada tanggal 11 November 1743. Dalam perjanjian tersebut sebagian daerah pantai Utara (termasuk di antaranya Surabaya), diserahkan penguasaannya kepada V.O.C. Sejak saat itulah Surabaya berada sepenuhnya dalam kekuasaan Belanda. Sampai tahun 1900-an, perkembangan kota Surabaya sangat lambat. Tidak ada lembaga pemerintahan yang khusus mengurusi pengembangan kota. Surabaya berstatus sebagai ibukota Karesidenan Surabaya. Gedung pusat pemerintahan Karesidenan Surabaya berada di mulut sebelah Barat Jembatan Merah. Jembatan inilah yang membatasi permukiman orang Eropa (Europeesche Wijk) waktu itu, yang ada disebelah Barat Jembatan dengan tempat permukiman orang Cina, Melayu, Arab dan sebagainya (Vremde Oosterlingen), yang ada disebelah Timur jembatan tersebut. Sampai tahun 1900-an pusat kota Surabaya hanya berkisar di sekitar Jembatan Merah saja. Baru setelah kota Surabaya ditetapkan sebagai Kotamadya (Gemeente) pada tahun 1905, secara perlahan tapi pasti kota berkembang kearah Selatan. Dalam waktu singkat sampai tahun 1920-an tumbuh pemukiman baru seperti daerah: Darmo, Gubeng, Sawahan, Ketabang dan sebagainya. Pada tahun 1926, Surabaya ditetapkan sebagai ibu kota provinsi Jawa Timur. Setelah itu Surabaya tumbuh terus menjadi kota modern terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Pada tahun 1942 sampai tahun 1945, kota Surabaya ada di bawah penguasaan Jepang. Pada masa penjajahan Jepang selama 3 tahun tersebut, keadaan kota boleh dikatakan tidak mengalami perkembangan sama sekali. Setelah kemerdekaan tahun 1945, Surabaya yang dijuluki sebagai kota Pahlawan, karena kegigihan rakyatnya untuk membela kemerdekaan tersebut, terus berkembang. Dari kota yang berstatus gemeente menjadi Kota Besar pada tahun 1950-an, kemudian berubah menjadi Kotapraja dan akhirnya menjadi Kotamadya. Kota yang jalan utamanya dulu hampir berbentuk seperti pita dari jembatan Wonokromo di sebelah Selatan menuju ke Jembatan Merah di sebelah Utara sepanjang kurang lebih 13 km tersebut, di akhir tahun 1980-an mulai berubah total. Pertambahan penduduk dan urbanisasi yang pesat, memaksa Surabaya untuk berkembang ke arah Timur dan Barat seperti yang kita lihat sekarang. Bertambahnya kendaraan bermotor, tumbuhnya industri baru serta menjamurnya perumahan yang dikerjakan oleh perusahaan real estat yang menempati pinggiran kota mengakibatkan tidak saja terjadi kemacetan di tengah kota tapi juga tidak jarang kita jumpai pula di pinggiran kota. Demikianlah perkembangan kota Surabaya seperti yang kita lihat sekarang. Dari kota yang relatif kecil di akhir abad ke-19, menjadi kota metropolitan di akhir abad ke-20.

Pemerintahan

Surabaya memiliki 31 kecamatan. Mereka dibagi menurut lima wilayah:

Yang menarik untuk dilihat

Surabaya memiliki gedung-gedung yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Mereka adalah:
- Balai Kota
- Balai Pemuda
- Grahadi
- Internatio
- Jembatan Merah
- Kantor Gubernur
- Hotel Mojopahit
- Gedung Pertamina
- Siola
- Taman Budaya Cak Durasim Gedung-gedung lainnya:
- Kantor Pelni
- Gedung PTPN XXII
- Gedung Bank Niaga

Transportasi

Surabaya memiliki sebuah pelabuhan besar, Pelabuhan Tanjung Perak yang banyak melayani pelayaran untuk daerah Indonesia Timur. Selain itu, ada pula bandara internasional bernama Bandara Internasional Juanda. Jembatan Suramadu yang diresmikan pembangunannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 20 Agustus 2003 jika selesai akan menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura melalui jalan darat.

Lainnya

Perguruan tinggi


- [http://www.unair.ac.id/ Universitas Airlangga]
- Universitas Negeri Surabaya (UNESA)
- Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
- Universitas Kristen Petra
- [http://www.stikom.edu Sekolah Tinggi Manajemen Infomatika & Teknik Komputer (STIKOM) Surabaya]
- Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" (UPN)

Klub olahraga


- Persebaya Surabaya (sepak bola)
- Wismilak Cycling Team (balap sepeda)

Tokoh-tokoh dari Surabaya


- Rudy Hartono, mantan pebulutangkis nasional
- Kiai Haji Mas Mansur, mantan pemimpin Muhammadiyah
- Roeslan Abdulgani (alm) sejarawan nasional, mantan wartawan, dan mantan menlu RI
- Alan Budikusuma, mantan pebulutangkis nasional peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992

Lihat pula


- Daftar Daerah Tingkat II

Pranala luar


- [http://www.surabaya.go.id Situs resmi Pemkot Surabaya]
-
ja:スラバヤ

Sarekat Islam

Sarekat Islam (SI) berawal dari didirikannya Sarekat Dagang Islam (SDI) pada tahun 1909 oleh Tirtoadisurjo. Pertama kali didirikan di Jakarta, kemudian pada tahun 1911 SDI membuka cabang di Bogor. Pada tahun yang sama, seorang pedagang batik di Surakarta, Haji Samanhudi bergabung dengan SI, dan dalam waktu singkat cabang SI didirikan di beberapa kota, termasuk Surabaya. Awalnya, Sarekat Dagang Islam dibangun dalam menghadapi persaingan dengan pedagang Cina. Pada awal tahun 1912, terjadi huru-hara anti-Cina, yang kemudian oleh penguasa saat digunakan sebagai alasan untuk melarang organisasi SDI. Bulan September 1912, SDI berubah nama menjadi Sarekat Islam, dan mengangkat H. O. S. Cokroaminoto sebagai pemimpin. SI kemudian menjadi organisasi politik yang mempunyai peranan penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Sejak itu, keanggotaan SI berkembang pesat. Pada tahun 1916 SI memiliki 360.000 anggota, yang kemudian meningkat menjadi dua juta pada tahun 1919.

Kongres SI

Kongres pertama diadakan pada bulan Januari 1913. Dalam kongres ini Cokroaminoto menyatakan bahwa SI bukan merupakan organisasi politik, dan bertujuan untuk meningkatkan perdagangan antar bangsa Indonesia, membantu anggotanya yang mengalami kesulitan ekonomi serta mengembangkan kehidupan relijius dalam masyarakat Indonesia. Kongres kedua diadakan pada bulan Oktober 1917. Kongres ketiga diadakan pada tanggal 29 September hingga 6 Oktober 1918 di Surabaya. Dalam kongres ini Cokroaminoto menyatakan jika Belanda tidak melakukan reformasi sosial berskala besar, SI akan melakukannya sendiri di luar parlemen.

SI dan Marxisme

Bacaan rujukan


- George McTurnan Kahin, Nationalism and Revolution in Indonesia, Cornell University Press, 1952. category:Sejarah category:Sejarah Indonesia

1920

1920

Peristiwa

Lahir


- R Suprapto, Letnan Jenderal, Purwokerto 20 Juni

Wafat

ja:1920年 ko:1920년 ms:1920 simple:1920 th:พ.ศ. 2463

ITB

Institut Teknologi Bandung
Motto In Harmonia Progressio (Latin:"progresif dalam keadaan harmonis")
Didirikan 1920 (1959)
Jenis Universitas negeri
Rektor Prof. Djoko Santoso
Lokasi Bandung, Indonesia
Situs resmi [http://www.itb.ac.id/ www.itb.ac.id]
Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah sebuah perguruan tinggi yang berkedudukan di Bandung. ITB didirikan pada tanggal 2 Maret 1959. Rektor ITB saat ini adalah Prof. Djoko Santoso (hasil pemilihan pada Bulan Desember 2004 - Januari 2005) untuk periode 2005-2010.

Sejarah

ITB didirikan pada 1920 dengan nama "Technische Hooge School (THS)" te Bandoeng. Ia juga merupakan tempat di mana presiden Indonesia pertama, Soekarno meraih gelar insinyurnya dalam bidang arsitektur. ITB kemudian menjadi bagian dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) di Jakarta setelah kemerdekaan Indonesia. Kini, dengan suplai tahunan pelajar-pelajar Indonesia terbaik, ITB merupakan pusat ilmu sains, teknologi, dan seni terbaik di Indonesia. ITB juga mendukung para pelajar dan aktivitas sosial mereka dengan mendukung himpunan mahasiswa yang ada di setiap departemen.

Fakultas

ITB memiliki 11 fakultas/sekolah yaitu:
- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
  - Astronomi
  - Kimia
  - Matematika
  - Fisika
- Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)
  - Biologi
  - Mikrobiologi
- Sekolah Farmasi (SF)
  - Farmasi
- Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral (FIKTM)
  - Teknik Geologi
  - Teknik Pertambangan
  - Teknik Perminyakan
  - Teknik Geofisika
  - Geofisika
  - Meteorologi
  - Oseanografi
- Fakultas Teknologi Industri (FTI)
  - Teknik Penerbangan
  - Teknik Kimia
  - Fisika Teknik
  - Teknik Industri
  - Teknik Mesin
- Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
  - Teknik Elektro
  - Informatika
- Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
  - Teknik Sipil
  - Teknik Lingkungan
  - Teknik Geodesi
  - Teknik Kelautan
- Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
  - Arsitektur
  - Teknik Planologi
- Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
  - Seni Rupa Murni
  - Desain Komunikasi Visual
  - Desain Interior
  - Desain Produk
  - Kriya Seni
- [http://www.sbm.itb.ac.id/ Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)]
- Sekolah Pasca Sarjana

Reputasi

ITB dianggap sebagai "MIT-nya Indonesia" (MIT adalah nama sebuah perguruan tinggi bidang teknologi yang terkemuka di AS) dan diperingkatkan pertama dari segi kompetitif (Asiaweek 2000), melewati universitas Asia lainnya yang lebih terkenal seperti Universitas Teknologi Nanyang atau bahkan universitas prestisius seperti Institut Teknologi Tokyo dan Institut Teknologi India, terlebih sekarang setelah didirikan [http://www.sbm.itb.ac.id/ Sekolah Bisnis Manajemen ITB (SBM-ITB)] yang merupakan sekolah bisnis dan manajemen pertama di Asia Tenggara, dan juga sekaligus menjadi jurusan favorit yang menjadi unggulan serta kebanggaan bagi ITB.

Pranala luar


- [http://www.itb.ac.id/ Situs resmi ITB]
  - [http://www.as.itb.ac.id/ Astronomi]
  - [http://www.ee.itb.ac.id/ Teknik Elektro]
  - [http://scout.itb.ac.id/ situs Pramuka ITB]
- [http://www.psik.org/ Unit Perkumpulan Studi Ilmu Kemasyarakatan - PSIK]
- [http://www.geocities.com/akarnaisea Unit Matematika dan Linguistik - Akarna ISEA] kategori:Perguruan tinggi di Indonesia

Bandung

:Bandung beralih ke halaman ini. Untuk Bandung sebagai kabupaten, lihat Kabupaten Bandung. Kota Bandung (kotamadya) adalah ibu kota provinsi Jawa Barat. Kota ini pada zaman dahulu dikenal sebagai Parijs van Java (bahasa Belanda) atau “Parisnya Jawa”. Kota ini terkenal akan Gedung Sate dan hawanya yang sejuk.

Sejarah


- 1488 - Bandung didirikan sebagai bagian dari Kerajaan Pajajaran.
- 1799 - VOC mengalami kebangkrutan sehingga wilayah kekuasaannya di Nusantara diambilalih oleh pemerintah Belanda. Saat itu Bandung dipimpin oleh Bupati R.A. Wiranatakusumah II.
- 1808 - Belanda mengangkat Herman Willem Daendels sebagai Gubernur Jenderal di Nusantara setelah ditinggalkan VOC.
- 1809 - Bupati memerintahkan pemindahan ibu kota dari Karapyak ke daerah pinggiran Sungai Cikapundung (alun-alun sekarang) yang waktu itu masih hutan tapi sudah ada permukiman di sebelah utara.
- 1810 - Daendels menancapkan tongkat di pinggir sungai Cikapundung yang berseberangan dengan alun-alun sekarang. “Zorg, dat als ik terug kom hier een stad is gebouwd!” (Usahakan, bila aku datang kembali ke sini, sebuah kota telah dibangun!”). Sekarang tempat itu menjadi titik pusat atau KM 0 kota Bandung.
- 25 Mei 1810 - Daendels meminta bupati Bandung dan Parakanmuncang memindahkan ibukota ke wilayah tersebut.
- 25 September 1810 - Daendels mengeluarkan surat keputusan pindahnya ibu kota Bandung dan sekaligus pengangkatan Raden Suria sebagai Patih Parakanmuncang. Sejak peristiwa tersebut 25 September dijadikan sebagai hari jadi kota Bandung dan R.A. Wiranatakusumah sebagai the founding father. Sekarang nama tersebut diabadikan menggantikan jalan Cipaganti, di mana wilayah ini menjadi rumah tinggal bupati sewaktu ibu kota berpindah ke alun-alun sekarang.
- 24 Maret 1946 - Pembumi hangusan Bandung oleh para pejuang kemerdekaan yang dikenal dengan sebutan Bandung Lautan Api dan diabadikan dalam lagu Halo-Halo Bandung.
- 1955 - Konferensi Asia-Afrika diadakan di sini.
- 2005 - KTT Asia-Afrika 2005

Pemerintahan

Bandung memiliki 26 kecamatan, yaitu: # Andir # Arcamanik # Astana Anyar # Babakan Ciparay # Bandung Kidul # Bandung Kulon # Bandung Wetan # Batununggal # Bojong Loa Kaler # Bojong Loa Kidul # Cibeunying Kaler # Cibeunying Kidul # Cibiru # Cicadas # Cicendo # Cidadap # Coblong # Kiaracondong # Lengkong # Margacinta # Rancasari # Regol # Sukajadi # Sukasari # Sumur Bandung # Ujung Berung

Geografi

Ujung Berung Bandung terletak pada koordinat 107° Bujur Timur and 6° 55’ Lintang Selatan. Luas Kota Bandung adalah 16.767 hektar. Kota ini secara geografis terletak di tengah-tengah provinsi Jawa Barat, dengan demikian, sebagai ibukota provinsi, Bandung mempunyai nilai strategis terhadap daerah-daerah di sekitarnya. Kota Bandung terletak pada ketinggian +768 meter di atas permukaan laut rata-rata (mean sea level), dengan di daerah utara pada umumnya lebih tinggi daripada di bagian selatan. Ketinggian di sebelah utara adalah sekitar +1050 msl, sedangkan di bagian selatan adalah sekitar +675 msl. Bandung dikelilingi oleh pegunungan, sehingga Bandung merupakan suatu cekungan (Bandung Basin). Melalui Kota Bandung mengalir sungai utama seperti Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum serta anak-anak sungainya yang pada umumnya mengalir ke arah selatan dan bertemu di Sungai Citarum, dengan kondisi yang demikian, Bandung selatan sangat rentan terhadap masalah banjir.

Daftar Walikota


- E.A. Maurenbrecher (1906-1907)
- R.E. Krijboom (1907-1908)
- J.A. van Der Ent (1909-1910)
- J.J. Verwijk (1910-1912)
- C.C.B. van Vlenier (1912-1913) dan B. van Bijveld (1913-1920)
- B. Coops (1920-1921)
- S.A. Reitsma (1921-1928)
- B. Coops (1928-1934)
- Ir. J.E.A. van Volsogen Kuhr (1934-1936)
- Mr. J.M. Wesselink (1936-1942)
- N. Beets (1942-1945)
- R.A. Atmadinata (1945-1946)
- R. Siamsurizal
- Ir. Ukar Bratakusumah (1946-1949)
- R. Enoch (1949-1956)
- R. Priatna Kusumah (1956-1966)
- R. Didi Jukardi (1966-1968)
- Hidayat Sukarmadijaya (1968-1971)
- R. Otje Djundjunan (1971-1976)
- H. Ucu Junaedi (1976-1978)
- R. Husein Wangsaatmaja (1978-1983)
- H. Ateng Wahyudi (1983-1993)
- Wahyu Hamidjaja (1993-1998)
- Aa Tarmana (1998-2004)
- H. Dada Rosada, SH,MSi (2004-kini)

Yang menarik untuk dikunjungi

Bandung dikenal akan sejumlah besar bangunan lama berasitektur Belanda:
- Gedung Sate, kini berfungsi sebagai kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
- Hotel Savoy Homann di Jalan Asia-Afrika.
- Gedung Dwi Warna.
- Gedung Merdeka, tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika pada tahun 1955.
- Gedung Pakuan, kini menjadi tempat tinggal resmi Gubernur Jawa Barat.
- Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan.
- Museum Geologi Bandung .
- Institut Teknologi Bandung.
- Villa Isola - UPI.
- Ada pula beberapa bangunan-bangunan lama di jalan Braga. Selain gedung-gedung bersejarah tersebut, banyak aktivitas menarik yang dapat dilakukan: # Wisata Kuliner di daerah Bandung Utara dan Lembang # Wisata Alam di daerah bandung selatan dan Lembang

Transportasi

Dalam kota, warga Bandung biasanya menggunakan angkot daripada taksi yang lebih mahal. Selain itu, bus juga melayani transportasi, umumnya di jalan-jalan besar dan untuk rute-rute yang panjang. Bandung memiliki sebuah bandara internasional, Bandara Husein Sasatranegara yang menghubungkan Bandung dengan kota-kota lainnya di Indonesia dan Kuala Lumpur di Malaysia. Bandung juga mempunyai dua stasiun kereta api, yaitu Stasiun Bandung yang melayani rute Bandung-Jakarta (Gambir), Surabaya dan Semarang setiap harinya dan Stasiun Kiaracondong. Jembatan Pasupati yang sedang dibangun akan menghubungkan bagian utara dan timur Bandung melewati lembah Cikapandung. Panjangnya 2,8 km dan lebarnya 30-60 m. Pembangunannya diperkirakan rampung pada pertengahan 2005. Jalan tol Padaleunyi menghubungkan Padalarang, Cimahi, sebelah selatan Bandung dan Cileunyi. Jalan tol yang menghubungkan Padalarang dan Purwakarta (Cipularang) sudah dibangun, dan mempersingkat perjalanan Bandung dan Jakarta. Dengan adanya jalur ini, waktu yang ditempuh Jakarta - Bandung hanya 2,5 jam. Jalan tol Cileunyi-Sumedang juga sedang dipertimbangkan untuk dibangun.

Lainnya

Perguruan tinggi

Banyak dari universitas top Indonesia terletak di Bandung. Institut Teknologi Bandung (ITB) didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada masa pergantian abad ke-20, dan terkenal sebagai almamater Soekarno, presiden pertama Indonesia.

Klub olahraga


- Persib Bandung (sepak bola)
- Bandung Raya (sepak bola)
- Panasia Garuda (basket)

Lihat pula


- Kabupaten Bandung
- Daftar Daerah Tingkat II

Pranala luar


- [http://www.bandung.go.id Situs resmi Pemkot Bandung]
- [http://www.sundanet.com SundaNet] Bandung Bandung kategori:Jawa Barat ms:Bandung

1925

1925

Peristiwa

Lahir


- Panjaitan DI, Balige 19 Juni
- Robert Wolter Monginsidi, Malalayang 14 Februari
- Yosaphat Sudarso, Salatiga 24 November

Wafat

ja:1925年 ko:1925년 ms:1925 simple:1925 th:พ.ศ. 2468

Dr. Douwes Dekker

:Artikel ini berisi informasi tentang E.F.E. Douwes Dekker, yang dikenal pula dengan nama Danudirja Setiabudi. Untuk artikel tentang Eduard Douwes Dekker pengarang Max Havelaar, lihat Multatuli Ernest François Eugène Douwes Dekker (umumnya dikenal dengan nama Douwes Dekker atau Danudirja Setiabudi; Pasuruan, 8 Oktober 1879Bandung, 28 Agustus 1950) adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Beliau adalah putra dari Auguste Henri Edouard Douwes Dekker dan Louisa Margaretha Neumann. E.F.E. Douwes Dekker masih terhitung saudara dari dari pengarang buku Max Havelaar, yaitu Eduard Douwes Dekker, yang merupakan adik kakeknya. E.F.E. Douwes Dekker juga memiliki darah Indonesia, yaitu dari nenek di pihak ibu, yang merupakan orang Jawa. Pada tahun 1912, bersama Tjipto Mangunkusumo dan Ki Hajar Dewantara, mendirikan partai politik yang bernama Nationale Indische Partij. Namun setahun kemudian partai tersebut dibubarkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Ia wafat pada tahun 19500 dan dimakamkan di TMP Cikutra, Bandung.

Lihat pula


- Tokoh Indonesia Dekker, Douwes Dekker, Douwes Dekker, Douwes

1927

1927

Peristiwa


- PNI didirikan
- Permufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia dibentuk

Lahir

Wafat

ja:1927年 ko:1927년 ms:1927 simple:1927 th:พ.ศ. 2470

1929

1929

Peristiwa


- Sukarno ditangkap di Bandung

lahir

Wafat


- Fakhruddin H, Solo 28 Februari ja:1929年 ko:1929년 ms:1929 simple:1929 th:พ.ศ. 2472

1932

1932

Peristiwa


-

Lahir


-

Wafat


- ja:1932年 ko:1932년 ms:1932 simple:1932 th:พ.ศ. 2475

1933

1933

Peristiwa


- Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi (Zeven Provincien,) 5 Februari

Lahir


-

Wafat


- ja:1933年 ko:1933년 ms:1933 simple:1933 th:พ.ศ. 2476

Flores

Flores, dari bahasa Portugis yang berarti "bunga" berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Flores termasuk dalam grup Kepulauan Sunda Kecil dengan luas wilayah sekitar 14.300 km². Flores terletak di timur pulau Sumbawa dan Komodo, dan di barat Pulau Lomblen dan Kepulauan Alor. Di tenggaranya adalah pulau Timor. Di selatan, di seberang selat Sumba, adalah pulau Sumba dan di utara, di seberang Laut Flores adalah Sulawesi.

Administrasi

Flores adalah bagian dari provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau ini dibagi menjadi lima kabupaten; dari barat ke timur sebagai berikut: Manggarai, Ngada, Ende, Sikka dan Flores Timur.

Geografi

Flores memiliki beberapa gunung berapi aktif dan tidur, termasuk Egon, Ilimuda, Lereboleng, dan Lewotobi.

Flora and fauna

Pantai barat Flores adalah salah satu sedikit tempat, selain pulau Komodo, di mana Komodo dapat ditemukan di alam. Tikus raksasa Flores juga merupakan salah satu khas pulau ini. Pada September 2003, di gua Liang Bua di Flores barat, paleoantropologis menemukan tengkorak spesies hominid yang sebelumnya tak diketahui. Yang dinamakan Homo floresiensis, diistilahkan hobbit, muncul dalam bentuk mini Homo erectus dengan tinggi sekitar satu meter. Penemuan ini dimuat dalam majalah Nature edisi 28 Oktober 2004.

Lihat pula


- Provinsi Flores

Pranala luar


- [http://www.nature.com/news/specials/flores/index.html Flores Man special at Nature.com] kategori:Pulau-pulau di Indonesia ja:フローレス島 (インドネシア) ko:플로레스 섬

1942

1942

Peristiwa


- Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang
- Ibu Sud menciptakan lagu "Naik Becak"

Januari


- 2 Januari - Jepang menguasai Manila
- 11 Januari - Jepang mendeklarasikan perang melawan Belanda dan menyerang wilayah Hindia Belanda (Indonesia)
- 11 Januari - Jepang menguasai Kuala Lumpur
- 19 Januari - Jepang menginvasi Burma
- 20 Januari - Kaum Nazi Jerman di Konferensi Wannsee di Berlin memutuskan untuk mengambil "solusi terakhir masalah Yahudi," (bahasa Jerman: Endlösung der Judenfrage).

Februari


- 15 Februari - Singapura menyerah kepada Jepang

Maret


- 8 Maret - Jepang menguasai Rangoon, Burma
- 8 Maret - Belanda menyerah kepada Jepang di pulau Jawa

Lahir

Wafat

ja:1942年 ko:1942년 ms:1942 simple:1942 th:พ.ศ. 2485

17 Agustus 1945

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (Jumat, 17 Agustus 1945 M atau 17 Ramadan 1365 H) dibacakan oleh Ir. Soekarno yang didampingi oleh Drs. Muhammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini, Jakarta Pusat.

Isi Teks Proklamasi

Isi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah: :Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
:
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
:
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
:::
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
:::
Atas nama bangsa Indonesia.
:::
Soekarno/Hatta
Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605.

Naskah Otentik

Teks diatas merupakan hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau
Sajoeti Melik), salah
seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi. Sementara naskah yang sebenarnya hasil gubahan Muh.Hatta, A.Soebardjo, dan dibantu oleh
Ir.Soekarno sebagai pencatat. Adapun bunyi teks naskah otentik itu sebagai berikut:
::::::::Proklamasi :
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
:Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
:dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.
:::Djakarta, 17 - 8 - '05
:::Wakil2 bangsa Indonesia.

Peringatan 17 Agustus 1945

Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan ini dengan meriah. Mulai dari lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, sampai upacara militer di Istana Merdeka, seluruh bagian dari masyarakat ikut berpartisipasi dengan cara masing-masing.

Lomba-lomba tradisional


- Panjat pinang
- Tarik tambang
- Sepeda lambat
- Makan kerupuk

Peringatan Detik-detik Proklamasi

Peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka dipimpin oleh Presiden RI selaku Inspektur Upacara. Peringatan ini biasanya disiarkan secara langsung oleh TVRI. Acara-acara pada pagi hari termasuk: penembakan meriam dan sirene, pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih (Bendera Pusaka), pembacaan naskah Proklamasi, dll. Pada sore hari terdapat acara penurunan bendera Sang Saka Merah Putih.

Upacara di kantor-kantor dan sekolah-sekolah

kategori:Sejarah Indonesia

Luokka:Intian saaret

Artikkeleita Intialle kuuluvista saarista. Luokka:Aasian saaret Luokka:Intia

narty we francji zakady sportowe alkomaty hoteles en Praga nauka










































:: RELATED NEWS ::
Хенри Водсворт Лонгефелоу
(Неnrу Wadsworth Longfellow, 18071882), амерички песник. Његове песме (Eванђелина 1847, Песма o Хијавати 1855), надахнуте су романтичним осећањима. Превео Дантеову Read More...
Лав Рупник
Лав Рупник је рођен у официрској породици 10. августа 1886. у малом месташцу Локве близу данашње Нове Горице у Словенији, која се тада налазила у саставу Аустроугарске Монархије. Отац му је био официр аустроугарске

Ратко Мартиновић
Генерал-потпуковник Ратко Мартиновић је рођен 16. маја 1915 године у Бања Луци, а умро 14. априла

All Rights Reserved 2005 wikimiki.org